Senin, 2 November 2009 17:38 WIB News Share :

Batu ajaib gegerkan warga Lamongan

Lamongan–Warga di Dusun Kowak, Desa Bedingan, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur digegerkan dengan munculnya batu ajaib yang menyerupai seekor kerbau yang sedang tidur.

“Konon batu ini selalu ditemukan warga saat musim kemarau, dan bentuknya pun selalu berubah-ubah, misalkan pada musim kemarau tahun 2008 batu itu muncul dengan bentuk menyerupai manusia,” kata Kasmuji, 45, seorang warga desa setempat, Senin (2/11).

Menurut Kasmuji, batu yang dianggap ajaib oleh warga  sebenarnya muncul beberapa hari yang lalu dimulai dengan bentuk seperti batu biasa, namun setelah beberapa hari kemudian batu itu terlihat menyerupai kerbau yang sedang tidur.

Keanehan batu itu mengundang rasa penasaran warga desa, banyak di antara mereka beramai ramai ingin melihat batu tersebut. Bahkan tidak sedikit di antara mereka membersihkan batu itu dan berharap bisa mendatangkan keajaiban.

Masyarakat setempat mempercayai adanya batu ajaib itu sebagai pertanda musim kemarau panjang, namun di musim tanam berikutnya mereka meyakini hasil panen petani akan melimpah.

Keberadaan batu yang dianggap ajaib oleh warga Dusun Kowak mendapat tanggapan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lamongan. Ketua MUI Lamongan Abdul Azis Khoiri menganggap perilaku warga yang meyakini adanya keajaiban yang datang dari batu itu merusak aqidah Islam.

“Jangan merusak aqidah Islam dengan menyebarluaskan kabar menyesatkan tentang adanya batu ajaib, itu nyeleneh (tidak wajar) apalagi sampai mendewa-dewakan sebuah batu,” katanya.

Kendati pihaknya belum menerima laporan langsung dari masyarakat akan keberadaan batu itu, namun MUI bakal bertindak untuk meluruskan persepsi salah di masyarakat.

“Kami akan memberikan arahan kepada warga sekitar untuk tidak bertindak menyalahi aqidah Islam,” katanya.

ant/isw

lowongan pekerjaan
4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…