Senin, 2 November 2009 17:36 WIB News Share :

4 Kesalahan Saat Menggunakan kartu kredit

 Jakarta–Kartu kredit memang bisa memudahkan aktivitas kita, tetapi bila tidak digunakan secara bijaksana juga akan membuat kita terjerat masalah besar. Pada dasarnya, asal Anda tidak melakukan ke-4 hal berikut, Anda akan terbebas dari godaan membelanjakan terlalu banyak dan berbagai biaya yang memberatkan.

1.  Hanya membayar minimum payment. Kelihatannya fasilitas ini memang mempermudah Anda membayar hutang sesuai kemampuan, namun efek sampingnya (yang kurang menyenangkan, dan justru menjadi tujuan bank penerbit kartu kredit) adalah memperlama hutang Anda. Bunga pun makin besar, sehingga meningkatkan jumlah hutang Anda secara keseluruhan.

2.  Membawa terlalu banyak kartu kredit. Banyaknya pilihan kartu yang bisa digunakan membuat Anda mudah terjerat hutang, karena akan lebih sulit melacak pembelanjaan Anda (apalagi jika Anda tak pernah mencatat pengeluaran Anda). Memiliki banyak kartu kredit memang tidak selalu buruk; yang menjadi masalah adalah jika menyalahgunakannya. Jadi, batasi kemampuan Anda hanya dengan membawa dua kartu kredit yang bisa dikelola dengan hati-hati.

3.  Terlambat membayar. Anda tidak hanya akan dikenakan denda karena terlambat membayar, tetapi juga terkena bunga yang terus naik. Jika Anda terlalu sibuk sehingga sulit meninggalkan kantor atau lupa membayar, jadilah anggota online banking atau pay over the phone.

4.  Sering mengambil cash advance, atau dana tunai. Cash advance biasanya diikuti dengan interest rate yang lebih tinggi daripada bunga purchase atau pembelanjaan (sekitar 4%).  Belum lagi service fee-nya, yang bisa mencapai Rp 40.000 sekali transaksi. Masa mau mengambil uang tunai saja mesti membayar Rp 40.000?

 

kompas.com/tya

lowongan pekerjaan
PT. BPR Mitra Banaran Mandiri, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…