Minggu, 1 November 2009 14:16 WIB Internasional Share :

Palestina tuntut kembali pembekuan pemukiman

Ramallah–Israel harus menghentikan pembangunan pemukiman demi kelanjutan perundingan perdamaian, kata seorang pejabat Palestina, Sabtu, menjawab pernyataan Amerika Serikat yang menyeru Palestina mencabut syarat itu untuk perundingan.

Nabil Abu Rdainah, juru bicara Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan: “Pembekuan pemukiman dan  pengakuan ketentuan-ketentuan itu hanya sebagai cara untuk menuju perundingan perdamaian.”

Dia mengatakan: “Pemukiman itu adalah tak sah dan  tidak mungkin untuk menerima suatu pembenaran  atas keberlanjutan aktivitas pemukiman tersebut, atau untuk membelanya di tanah kami yang mereka duduki sejak 1967, termasuk Jerusalem.”

Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton, dalam pembicaraannya dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Minggu, mengatakan, pembekuan pembangunan pemukiman hendaknya tidak dijadikan syarat bagi perundingan perdamaian, dan menyeru kedua pihak untuk segera melanjutkan perundingan-perundingan tersebut.

Ant/tya

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…