Minggu, 1 November 2009 20:40 WIB News Share :

Dukungan di FB untuk Chandra & Bibit tembus 250.000

Jakarta–Jumlah orang yang tergabung dalam “Gerakan 1.000.000 Facebookers Dukung Chandra Hamzah & Bibit Samad Riyanto” terus meningkat. Kini, gerakan tersebut telah menembus jumlah 250.000 facebooker.

Pantauan, Minggu (1/11), pukul 20.15 WIB, tercatat 250.114 orang ambil bagian dalam gerakan tersebut. Itu berarti, dalam 7 jam sejak pukul 13.00 WIB, terdapat peningkatan anggota sekitar 50 ribu.

Gerakan ini diprakarsai oleh Ketua Yayasan Lembak Bengkulu, Usman Yasin. Dia juga merupakan salah satu dosen di Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Bengkulu.

Tidak jarang di antara anggota gerakan ini juga menyampaikan pendapatnya soal penahanan Bibit dan Chandra. Seperti apa yang ditulis Fadli Gitu Aja yang menyatakan polisi sebagai sosok buaya.

“Waktu akan berbicara yang benar akan terbukti wahai para buaya janganlah karena kulitmu yg keras, gigimu yg tajam merontokkan sikecil dan mengelak karena takut akan keburukanmu,” tulis Fadli

Gerakan 1.000.000 Facebookers mulai diluncurkan pada Jumat, 30 Oktober pekan lalu, satu hari setelah Chandra dan Bibit ditahan oleh Mabes Polri. Dalam pengantarnya, Usman mengatakan, terlepas dari apakah bersalah atau tidak, tindakan hukum terhadap keduanya telah membuat masyarakat terganggu.

Dikatakan dia, fakta membuktikan bahwa institusi Polri dan Kejaksaan Agung telah gagal mewujudkan cita-cita Indonesia yang bebas dari korupsi. Harapan besar dengan lahirnya KPK, kini harus redup oleh adanya kasus yang ditimpakan kepada Chandra dan Bibit.

“Sebagai anak bangsa kami mencintai KPK, untuk itu mari kita dukung Chandra dan Bibit dalam Grup ini. Kita namakan Gerakan Satu Juta Facebookers Dukung Chandra dan Bibit. Ayo kirim semua teman-teman kita, kejar target 1.000.000 Facebooker,” ajak Usman.
dtc/tya

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Darmanto Jatman Bercerita Jawa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (15/01/2018). Esai ini karya Bandung Mawardi, seorang kritikus sastra. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Rumah dalam pemahaman peradaban Jawa adalah ruang hidup untuk menjadikan manusia ada dan berada. Pemahaman itu menunjukkan konstruksi…