Sabtu, 31 Oktober 2009 16:00 WIB Issue Share :

Iwan Fals minta masyarakat dukung pemerintah

iwan-fals_oibentohouse

Iwan Fals

Kediri–Musisi Iwan Fals minta supaya masyarakat juga ikut mendukung langkah pemerintah untuk memperbaiki beberapa sektor kehidupan supaya lebih baik.

“Masih banyak bayi yang tidak tahu bapaknya, orang gila, pengkonsumsi narkoba, hutan yang terbakar. Ini adalah pekerjaan bersama, bukan hanya pemerintahan SBY,” kata Iwan seusai membuka musyawarah nasional Orang Indonesia (OI) di Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur, Sabtu (31/10).

Ia mengungkapkan, beberapa masalah tersebut masih banyak yang terjadi di Indonesia. Pihaknya berharap, masyarakat juga sadar, mereka juga terlibat dan ikut bertanggung jawab menjadikan Indonesia lebih baik.

“SBY hanya sebagai instrumen saja. Tetapi, masyarakat juga harus ikut melakukan pekerjaanya, bukan berdiri masing-masing, supaya Indonesia ke depan lebih baik,” katanya menegaskan.

Ia tidak berharap, masyarakat sendiri akan malas dengan pemerintahan SBY yang baru tersebut. Pihaknya berharap semuanya, baik pemerintah maupun masyarakat bisa berperan aktif membuat bangsa ini menjadi lebih baik.

Dalam kegiatan dihadiri oleh beberapa pejabat di tingkat muspida, di antaranya Wali Kota Kediri, Samsul Ashar, serta beberapa pejabat lainnya.

Selain itu, hadir juga pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, K.H. Imam Yahya Machrus, serta beberapa pengasuh lainnya. Bahkan, kegiatan itu juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf.

Imam mengatakan, pihaknya sangat mendukung kegiatan ini. Ia berharap, OI akan lebih memasyarakat, dan mampu menjadi media yang mendukung upaya masyarakat yang memperhatikan orang kecil.

“Harapanya, OI ke depan menjadi lebih baik, menjadi organisasi yang terus memperhatikan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Kediri, Samsul Ashar juga berharap, mereka (OI) akan mampu menjadi bagian masyarakat. Dengan lagu-lagu Iwan Fals yang memasyarakat, ia berharap, dapat memacu semangat masyarakat lebih peduli dengan sesama.

“Keberadaan OI cukup bagus. Kami berharap, kegiatan ini dapat mendukung masyarakat supaya lebih peduli,” kata Wali Kota.

Dalam kesempatan tersebut, para pecinta OI juga sempat dihibur dengan kegiatan selawat yang disuarakan oleh santri dari Pondok Pesantren Lirboyo. Namun, Iwan tidak menyumbangkan lagu dalam kegiatan tersebut.

ant/fid

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…