Jumat, 30 Oktober 2009 18:22 WIB Ekonomi Share :

Stabilnya harga komoditas diprediksi bakal turunkan inflasi

Solo (Espos)–Inflasi Kota Solo bulan Oktober 2009 diperkirakan cenderung lebih rendah dibanding inflasi bulan September 2009 senilai 0,62% (month to month).

Perkiraan menurunnya inflasi bulan Oktober tersebut terutama didasarkan pada stabilnya harga komoditas-komoditas strategis yang merupakan kebutuhan pokok masyarakat Kota Solo, meliputi beras, kedelai, tahu, tempe, daging sapi (cincang dan tetelan), bensin premium, solar, sewa kontrak rumah dan biaya pendidikan sekolah (SD, SMP dan SMA).

Hal tersebut merupakan hasil pertemuan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Solo yang digelar di Kantor Bank Indonesia (BI) Solo, Kamis (29/10).

Menurunnya tekanan inflasi pada bulan Oktober 2009 juga diakibatkan menurunnya harga sejumlah komoditas, meliputi minyak goreng, daging sapi (biasa), telur ayam ras, cabai merah, gula pasir, tepung terigu, emas kualitas 70%, ikan bawal, cumi-cumi dan gurami, sayur-sayuran yang meliputi bayam, buncis, kacang panjang, kacang tanah, kangkung, kentang, ketimun, labu siam, tomat dan wortel, alpukat, margarin, emping melinjo, lotion anti nyamuk, gelas minum, jam dinding, kulkas, tas tangan wanita, komputer, printer, spare parts komputer.

Sementara itu, tekanan inflasi pada bulan Oktober 2009 terutama berasal dari kenaikan harga komoditas daging ayam, ras, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, daging ayam kampung, sabun krim, sabun bubuk dan sabun deterjen, susu yang meliputi susu bubuk, susu Balita, susu Manula dan susu rendah lemak, ikan dalam kaleng, mi kering instan, sarden, ketela pohon, tepung beras, daging babi, gula merah, kecap, rokok yang meliputi rokok kretek, rokok filter dan rokok putih, obat nyamuk bakar, obat nyamuk cair, obat nyamuk <I>spray<I>, pemutih, pembalut wanita, jamu, obat batuk, obat sakit kepala dan obat flu, lipstik, sabun mandi, shampoo, besi beton, kayu lapis, kayu balokan, cat tembok, keramik, pipa peralon, pasir, seng, kawat bendrat, upah pembantu rumah tangga, bensin pertamax dan elpiji.
sry

lowongan pekerjaan
PT. SO GOOD FOOD, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

Pengrajin Batik Harus Mampu Penuhi Selera Pasar

Sebanyak 25 orang mengikuti pelatihan peningkatan keterampilan pengrajin batik di Desa Temon Wetan, Kecamatan Temon, Kulonprogo, Senin (16/10/2017) Solopos.com, KULONPROGO-Sebanyak 25 orang mengikuti pelatihan peningkatan keterampilan pengrajin batik di Desa Temon Wetan, Kecamatan Temon, Kulonprogo, Senin (16/10/2017). Mereka diharapkan bisa…