Jumat, 30 Oktober 2009 11:16 WIB Ah Tenane Share :

Nyanyi apa kuwi?

3010ahtenaneTom Gembus dan Lady Cempluk yang tinggal di daerah Pajang punya anak laki-laki bernama Jon Koplo. Usianya masih tiga tahun, tapi ia sudah pandai menyanyi termasuk lagu-lagu pop remaja saat ini.
Karena Gembus dan Cempluk sama-sama bekerja, maka setiap kali ke kantor Jon Koplo selalu dititipkan pada neneknya. Namun karena pada musim haji ini nenek dan kakeknya akan menunaikan ibadah haji, mau tidak mau Jon Koplo harus dititipkan ke tempat penitipan anak yang jauh dari rumahnya.
Kebetulan tempat penitipan anak sekaligus play group.
”Koplo, mulai sekarang sekolah di sini ya? Tuh, temannya banyak,” kata Tom Gembus. Untunglah Jon Koplo mau, bahkan tampak senang melihat suasana baru yang banyak mainan dan banyak teman sebaya.
Hari pertama mulai dititipkan Jon Koplo ditemani Lady Cempluk. Sementara Tom Gembus mendingan tidak melihat sekalian saja karena sebenarnya tidak tega.
”Ayo anak-anak berbaris dulu…!” kata Bu Guru Gendhuk Nicole sambil mengatur anak-anak didiknya sebelum memasuki kelas.
Jon Koplo hanya plompang-plompong melihat teman-teman barunya pada berbaris. Sementara Cempluk terus memberikan support kepada anaknya agar ikut berbaris. Namun Koplo tetap ndhepel ibunya.
Tiba-tiba Bu Guru bernyanyi sambil tepuk tangan dan diikuti oleh semua anak-anak.
”Saiki aku wis gedhe, sekolah mangkat dhewe, ora usah dieterke, bareng karo kancane…”
Jon Koplo yang dari tadi memperhatikan teman-temannya ketika mendengarkan lagu yang begitu asing itu langsung nyaut, ”Nyanyi apaaa kuwi!” kata Jon Koplo spontan. Dan mak gerrr… Semua orang yang berada di situ pada ngakak, termasuk ibu-ibu yang juga menunggui anaknya.
”Jan ngisin-ngisinke tenan, sesuk aku wegah ngeterke maneh, wegah tenan aku. Isin!” wadul Cempluk pada suaminya.
Tom Gembus cuma tertawa. ”Coba kalau lagunya ST 12 atau Ungu, pasti Thole hafal luar kepala… ha-ha-haaa…”  Kiriman M Zaini, Griyan RT 001/RW 010, Pajang, Laweyan, Solo

lowongan pekerjaan
SOLO GRAND MALL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…