Jumat, 30 Oktober 2009 11:08 WIB News Share :

Kapolri dan Kabareskrim bungkam soal penahanan Bibit dan Chandra

Jakarta–Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri dan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji kompak mengunci mulutnya saat ditanya penahanan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah.

“Nanti… nanti saja. Ini masih dalam prosesi sertijab,” elak Kapolri sambil menggerakkan tangannya menolak diwawancarai wartawan usai sertijab 8 Kapolda di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (30/10).

Setali tiga uang, Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji juga menolak berkomentar. “Kemarin sudah disampaikan, sudah dijelaskan oleh Humas,” kelit Susno sambil terus berjalan meninggalkan kerumunan wartawan.

Ketika ditanya alasan mengapa pimpinan KPK tidak boleh menjenguk Bibit dan Chandra, Susno hanya menjawab singkat, “Itu ada prosedurnya.”

Pengumuman penahanan Chandra dan Bibit disampaikan oleh Wakabareskrim Irjen Dik Dik Mulyana dan Kadiv Humas Irjen Nanan Soekarna pada Kamis 29 Oktober petang.  Susno tidak hadir dalam acara itu dengan alasan sedang mendampingi Kapolri menghadiri pemantapan perwira tinggi di Cisarua, Bogor.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
SOLO GRAND MALL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…