Kamis, 29 Oktober 2009 12:17 WIB News Share :

Peringatan Hari Rabies se-dunia digelar di Bali

Denpasar–Pemerintah Indonesia bakal menggelar peringatan hari rabies se-dunia di Bali. Langkah ini untuk membebaskan pulau Dewata itu dari wabah yang telah merenggut nyawa 10 orang.

Peringatan hari rabies bakal digelar pada 4 November 2009 di Kabupaten Tabanan, Bali. Hadir dalam peringatan ini adalah Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih dan Menteri Pertanian Suswono.

Rencana tersebut disampaikan Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (PPLP) Departemen Kesehatan Tjandra Yoga Aditama pada acara Evaluasi Pelaksanaan IHR 2005 di Pintu Masuk Negara di hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar, Kamis (29/10).

“Langkah ini untuk membebaskan Bali dari wabah rabies karena merupakan daerah tujuan utama wisatawan asing ke Indonesia,” kata Tjandra.

Sejak merebak pertengan tahun 2009, wabah rabies di Bali telah menyebar ke lima kabupaten/kota di Bali. Rabies pertama kali merebak di Kabupaten Badung kemudian menyebar ke Kota Denpasar hingga Kabupaten Tabanan, Bangli dan Karangasem.

Dalam peringatan Hari Rabies tersebut, pemerintah bakal membangun rabies center yang ditempatkan di rumah sakit dan puskesmas di seluruh kabupaten/kota se-Bali. Selain itu, bakal memberikan suntik vaksin anti rabies (VAR) kepada manusia dan hewan secara massal. “VAR sudah kita drop ke Bali,” ujar Tjandra.

Tjandra menjelaskan bahwa di Indonesia sekitar 20 provinsi masih terjangkit wabah rabies.  Rabies pun juga melanda beberapa negara di dunia, seperti Amerika Serikat dan Thailand.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
Marketing dan Surveyor, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…