Kamis, 29 Oktober 2009 19:33 WIB Haji Share :

Hamil, dua Calhaj tetap diberangkatkan

Boyolali (Espos)–Dua calon haji (Calhaj) yang tengah hamil akhirnya tetap diberangkatkan ke tanah suci Mekkah. Sebelumnya, dua Calhaj asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tersebut sempat dilarikan  ke RSUD Dr Moerwardi Solo untuk memastikan kesehatan janin dan ibunya.

“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, dua Calhaj asal DIY tersebut akhirnya tetap diberangkatkan,” tegas Kepala Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Adisumarmo Solo, Muhammad Saidun saat ditemui Espos di ruang kerjanya, Kamis (29/10).

Saidun menjelaskan, kedua Calhaj yang tengah hamil tersebut adalah Triwiharsih dari Kloter 19 dan Triwibawanti dari Kloter 21. Kedua Calhaj itu dinyatakan tetap bisa diberangkatakan ke tanah suci lantaran usia kandungan mereka masih memenuhi kriteria kesehatan yang ditentukan oleh tim dokter.

Sesuai dengan aturan, lanjutnya, bahwa usia kandungan Calhaj yang diperbolehkan berangkat hanya antara 14 hingga 26 pekan. “Dan selain pada usia tersebut, Calhaj dilarang diberangkatkan karena pada usia-usia selain itu sangat rentan terjadi keguguran,” paparnya.

Usia kandungan Triwiharsih sendiri saat ini nyaris mencapai batas akhir yakni 24 pekan. Sedang, usia kandungan Triwibawanti masih 14 pekan. Selain masih memenuhi kriteria aturan usia kandungan, kata Saidun, tim kesehatan dari RSUD Dr Moewardi Solo juga menyatakan kedua Calhaj tersebut masih sehat dan bisa diberangkatkan.

“Satu syarat lagi yang dipenuhi kedua Calhaj tersebut, yakni kandungan mereka sudah divaksin dan usia vaksin belum lewat dua tahun sejak awal kali menerima vaksin,” terangnya.

Menurutnya, pemberian vaksin itu untuk memberikan kekebalan dan mengantisipasi terjadinya radang otak pada janin yang sekarang tengah dalam kandungan.

asa

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…