Kamis, 29 Oktober 2009 11:03 WIB News Share :

Hakim tolak eksepsi Antasari

Jakarta–Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan memutuskan menolak eksepsi atau keberatan terdakwa Antasari Azhar berikut tim kuasa hukumnya. Antasari mengajukan perlawanan terhadap keputusan hakim tersebut.

“Terhadap putusan sela yang telah dibacakan, kami dari penasihat hukum maupun terdakwa akan mengajukan perlawanan terhadap putusan ini,” ujar kuasa hukum Antasari, Juniver Girsang, dalam sidang di PN Jaksel Jl Ampera Raya, Jaksel, Kamis (29/10)

Langkah hukum yang diajukan Antasari ini berbeda dengan 2 terdakwa lainnya dalam kasus pembunuhan berencana Nasrudin, Sigit Haryo Wibisono dan Williardi Wizard. Kedua terdakwa tersebut tidak mengajukan perlawanan terhadap putusan sela hakim yang sama.

Seusai persidangan, Juniver mengatakan putusan majelis hakim masih belum menyentuh substansi, khususnya peran Antasari sebagaimana didakwakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Sikap perlawanan itu secara resmi akan kita ajukan hari ini,” katanya.

Meskipun mengajukan perlawanan, Antasari mengaku menghormati putusan hakim. “Kami menghormati keputusan hakim yang tentunya sudah melalui pertimbangan,” kata Antasari usai sidang.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
SOLO GRAND MALL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…