Kamis, 29 Oktober 2009 18:09 WIB Ekonomi Share :

Bob Sadino tularkan ilmu entrepreneurship ke mahasiswa

Solo (Espos)–Suara gelak tawa ratusan mahasiswa terdengar riuh dari Ruang Aula Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Kamis (29/10). Siang itu, salah satu entrepreneur terkemuka Indonesia, Bob Sadino, kembali hadir sebagai pembicara dalam acara Seminar Entrepreneurship dan Roadshow Bob Sadino yang digelar di kampus tersebut. 

Tetap dengan gayanya yang khas, yakni kemeja dan celana pendek, pengusaha berambut putih yang lebih akrab dengan panggilan Om Bob tersebut memaparkan pengalamannya dalam merintis bisnisnya mulai dari nol hingga berhasil menjadi pionir di bidang agrobisnis dan agroindustri dengan mengusung bendera Kemchicks Group.

Bob bahkan sempat menantang ratusan mahasiswa yang hadir di ruangan itu untuk meninggalkan kampus, jika ingin menjadi seorang wirausahawan sukses.

“Kalau Anda-Anda berani, sekarang juga keluar dari ruangan ini dan jangan pernah kembali lagi. Sebab di sini (di kampus-red), Anda hanya buang waktu dan uang. Ayo, siapa yang berani. Tadi saat saya tanya siapa yang ingin menjadi entrepreneur, banyak yang acungkan jari. Kenapa sekarang tidak ada yang berani keluar. Berarti cengeng semua,” tegas Bob.

Dalam seminar tersebut Bob pun menguraikan berbagai pengalamannya dalam berbisnis. Bob menyebutkan ada tiga prakondisi bagi seseorang yang memulai sebagai seorang <I>entrepreneur<I>.  Pertama, seorang <I>enterprenuer<I> tidak boleh mengenal kata takut. Hal kedua adalah tidak boleh berharap.

“Jika mau berwiraswasta, buang jauh-jauh harapan yang terlalu berlebihan. Sebab semakin banyak Anda berharap, semakin banyak Anda akan kecewa,” tuturnya.

Terakhir adalah membuka belenggu jalan pikiran yang menghambat. Menurut Bob, hal inilah yang paling sulit dilakukan oleh sebagian besar orang.

Walau begitu, dunia wirausaha menurut Bob juga tidak semenakutkan sebagaimana yang dilihat para calon entrepreneur. Menurut Bob, ada proses pembelajaran yang memang harus dilalui, di antaranya mengalami kegagalan dan keberhasilan yang silih berganti.

sry

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…