Rabu, 28 Oktober 2009 19:53 WIB Solo Share :

PKL Ki Hajar Dewantara segera pindah

Solo (Espos)–Puluhan pedagang kaki lima (PKL) di Jl Ki Hajar Dewantara belakang kampus UNS Solo bakal segera dipindah ke bangunan kios baru di belakang kantor Kecamatan Jebres. Pembangunan gedung kios tahap II itu dipastikan selesai awal November ini.

Berkaitan dengan kepindahan tersebut, Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) Solo, Rabu (28/10) kemarin mengadakan rapat persiapan dengan mengundang sejumlah instansi terkait, termasuk paguyuban pedagang, tokoh masyarakat, Camat Jebres, dan lain-lain.

Dalam rapat yang berlangsung di Aula Kantor DPP kompleks Balaikota tersebut, para pedagang meminta agar penempatan pedagang disesuaikan dengan jenis dagangan masing-masing.

Selain itu, berdasarkan data yang telah dicocokkan dengan kondisi lapangan, ternyata banyak kios yang mangkrak dan tidak diketahui pemiliknya. Data dari Bidang Pengelolaan PKL menyebut ada 19 kios dari 60-an kios yang diketahui mangkrak. Pedagang meminta agar pemilik kios-kios yang mangkrak itu diabaikan saja dan tidak perlu mendapat jatah kios.

Kepala DPP, Subagiyo menjelaskan, berdasarkan data yang dilakukan pada 2008, di sepanjang Jl Ki Hajar Dewantara terdapat 156 PKL. Dari jumlah itu, sebanyak 94 di antaranya telah mendapatkan kios pada pembangunan tahap I. Sedangkan sisanya akan dipindahkan ke bangunan kios tahap II.

Subagiyo mengatakan, ada 108 unit kios yang dibangun pada pembangunan tahap II itu. Dengan demikian, akan ada sisa lebih sekitar 44 unit kios. “Mengenai kelebihan jumlah kios itu, kami akan berkonsultasi dulu dengan Walikota,” ujar Subagiyo.
shs

lowongan pekerjaan
PT.Swadharma Sarana Informatika, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…