Rabu, 28 Oktober 2009 19:07 WIB News Share :

75% Calhaj DIY masih tergantung KBIH

Boyolali (Espos)–Jemaah calon haji (Calhaj) asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diminta untuk mandiri dan tak terlalu tergantung kepada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) daerah asal.

Hal itu terkait dengan masih banyaknya Calhaj DIY yang memiliki ketergantungan tinggi kepada KBIH. Kantor Wilayah (Kanwil) Depag DIY mencatat, sedikitnya ketergantungan Calhaj DIY kepada KBIH saat ini masih mencapai 75% dari total Calhaj yang diberangkatkan tahun ini yakni 3.125 orang.

Kasi Bimbingan Jemaah dan Petugas Bidang Penyelenggaraan Ibadah Haji, Zakat dan Waqaf Kanwil Depag DIY, Wahid Hasyim menjelaskan, dalam UU No 13 Tahun 2008 telah disebutkan tentang larangan keterlibatan KBIH yang terlalu dominan dalam pelaksanaan ibadah haji.

Menurutnya, keterlibatan KBIH yang terlalu dominan dalam pelaksanaan ibadah haji akan berdampak pada pelaksanaan ibadah haji secara nasional yang diadakan pemerintah.

“Bahkan, kalau keterlibatan KBIH sangat dominan hingga melemahkan panitia yang dibentuk pemerintah, maka izin operasionalnya akan dicabut,” jelasnya ketika ditemui Espos di Asrama Haji Donohudan (AHD), Rabu (28/10).

Menurut Hasyim, selama ini peran KBIH diakui masih banyak yang terlalu dominan. Padahal, kata dia, hal itu tak semestinya tak perlu terjadi jika KBIH bisa memposisikan diri sebagai mitra Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) yang dibentuk pemerintah.

“Calhaj kan sudah membayar untuk ikut manasik sebanyak 14 kali yang digelar pemerintah. Yang dikhawatirkan, masing-masing Calhaj terlalu over lantas mengedepankan eksistensi kedaerahannya dan bendera KBIH-nya,” paparnya.

Kepala Humas PPIH AHD, Muhammad Saidun menambahkan, anjuran agar Calhaj agar mulai mandiri dan tak tergantung kepada KBIH tersebut untuk membentuk semangat kebersamaan sesama haji tanpa terkotakkan dengan KBIH tertentu.

Selain itu, kebijakan tersebut juga karena dari pemerintah sendiri sudah menyiapkan manasik haji yang dananya diambilkan dari ONH Calhaj. Saidun juga menyinggung keterlibatan KBIH asal Brebes yang dinilai terlalu over hingga Calhaj tak mengenakan seragam nasional biru muda. Melainkan Calhaj asal Brebes tersebut malah mengenakan seragam KBIH.

asa

lowongan pekerjaan
STAFF ADMINISTRASI & KEUANGAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…