Selasa, 27 Oktober 2009 20:32 WIB News Share :

Warga Bogor & satpam Botani Square saling lempar batu

Jakarta–Puluhan warga Cidangiang, Bogor, Jawa Barat (Jabar), terlibat bentrok dengan satpam IPB Trade Center Botani Square. Pengunjung mal tersebut sempat panik dan berlarian keluar dari mal.

Bentrokan terjadi sekitar pukul 19.10 WIB, Selasa (27/10). Peristiwa  dimulai saat 5 orang satpam Botani Square menyerang ke arah parkiran bus Damri yang berada di sebelah kanan mal. Mereka membawa senjata berupa pentungan.

Sekitar 20-an warga Cidangiang langsung melawan dan berhasil mendesak mundur para satpam itu ke dalam mal. Untuk menghindari serbuan warga, petugas menutup pintu mal tersebut.

Warga yang terlihat marah kemudian melempar kayu-kayu yang mereka bawa ke arah mal. Karena dibalas dengan batu, warga pun kemudian melempari para satpam itu dengan batu.

Bentrokan berlangsung kurang lebih 15 menit dan tidak ada korban dari kedua belah pihak. Warga Cidangiang mulai bergerak mundur, sedangkan para satpam masih bertahan di dalam mal. Namun, hingga hingga pukul 19.15 WIB, situasi di Botani Square masih diliputi ketegangan.

Belum diketahui secara jelas penyebab dari bentrokan yang terjadi setelah hujan turun ini. Para warga Cidangiang dan satpam Botani Square memang terlibat masalah menyangkut jatah kerja parkir di mal. Namun, masalah itu telah selesai pada siang hari dengan ditengahi oleh DPRD Bogor.

Menurut informasi yang dikumpulkan detikcom, sekitar sore hari, terjadi perselisihan antara keduanya. Saksi mata yang berada berada di TKP mengaku sempat mendengar letusan senjata.

 

dtc/tya

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…