Selasa, 27 Oktober 2009 11:45 WIB Internasional Share :

Seberangi jembatan, 22 siswa tewas tenggelam di sungai

Kuala Lumpur–Sebanyak 22 siswa sekolah menengah di Malaysia diperkirakan tewas tenggelam di sungai. Insiden mengejutkan itu terjadi saat mereka sedang menyeberang sebuah jembatan yang ternyata sudah rusak.

Seperti diberitakan Associated Press (AP), Selasa (27/10), tim evakuasi langsung menuju lokasi kejadian di Sungai Kampar, Malaysia, sejak Senin kemarin.

Anggota polisi, pemadam kebakaran dan tim reaksi cepat langsung menyisir area di lokasi kejadian, tempat hilangnya siswa-siswa itu.

“Petugas dan tim evakuasi sedang mencari jasad para korban,” kata Perdana Menteri Negara Bagian Perak, Zambry Abdul Kadir.

Mereka yang menjadi korban tewas, sebagian besar adalah siswa berusia sekitar 13 tahun. Selain 22 orang yang tewas, ada 20 siswa lainnya yang dipastikan selamat.

Salah seorang saksi mata, K Mathivanan (12), merasakan goyangan yang kuat. Tiba-tiba, terjadi goncangan keras dan jembatan itu ambruk seketika. Mathivanan pun langsung lompat dari jembatan.

“Tiba-tiba kita terhempas dari jembatan dan jatuh ke sungai. Tetapi saya sempat memegang tali pada jembatan,” kata Mathivanan.

Diduga, salah satu penyebab banyaknya korban adalah karena arus sungai yang sangat deras. “Untungnya saya berhasil menarik diri ke atas,” ujar dia.

vivanews/fid

lowongan pekerjaan
Carmesha Music School, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…