Selasa, 27 Oktober 2009 14:32 WIB News Share :

Pembentukan badan usaha akan dipermudah dan dipercepat

Jakarta–Persyaratan yang sulit dan waktu yang lama menjadi kendala tersendiri dalam pembentukan badan usaha untuk memulai usaha di Indonesia, dan ini menjadi penghambat pertumbuhan kewirausahaan di sektor formal.

Karena itu pemerintah melalui Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia akan merealisasikan layanan pendaftaran usaha secara online, sehingga lebih cepat.

Demikian disampaikan oleh Direktur Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Aidir Amir Daud

“Pemerintah sudah menggunakan internet sebagai e-government . Untuk mempercepat pelayanan publik tapi tetap akuntabel,” papar Aidir.

Aidir menambahkan dengan fasilitas elektronik yang disebut sistem administrasi badan hukum ini, pemerintah akan melakukan beberapa program seperti pembuatan iklan dan brosur elektronik. Selain itu, pembuatan situs yang menyediakan dokumen standar untuk pedaftaran badan hukum perusahaan oleh masyarakat.

“Dalam situs ini, kami menyediakan dokumen standar untuk badan hukum. Dulu pelayanan masih menggunakan notaris, sekarang bisa diakses melalui online,” ujar Aidir.

Aidir menyatakan, dengan layanan online ini, pemerintah akan mendaftar nama-nama persusahaan yang sudah berbadan hukum. Selain itu, pemerintah akan memberlakukan sistem pembayaran elektronik melalui bank pemerintah untuk mempermudah pembayaran pembayaran dalam proses administrasi pembuatan badan hukum.

Dalam proses realisasi reformasi birokrasi untuk sistem pendaftaran usaha badan hukum, pemerintah mendapat bantuan dari Investment Climate Advisory Services salah satu program yang dibiayai dari Kelompok Bank Dunia (IFC, MIGA, dan Bank Dunia) serta lebih dari 15 mitra donor yang bekerja sama melalui organisasi multidonor FIAS.

Program ini untuk membantu pemerintah negara-negara di Asia Timur dan Pasifik untuk mengimplementasikan reformasi guna meningkatkan kualitas iklim usaha, serta mendorong dan menarik investasi yang dapat mendorong terciptanya pasar yang kompetitif, pertumbuhan ekonomi, dan peluang kerja.
dtc/tya

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

AGENDA PRESIDEN
Datangi Undip, Jokowi Gagas Jurusan Ekonomi Digital

Agenda Presiden Joko Widodo (Jokowi) kali ini memberikan pidato di perayaan Dies Natalis ke-60 Undip. Solopos.com, SEMARANG – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Universitas Diponegoro (Undip) melakukan inovasi pendidikan guna memenuhi kebutuhan menghadapi perubahan zaman di era digital seperti saat…