Selasa, 27 Oktober 2009 11:50 WIB Internasional Share :

6 Bulan terakhir, oplah koran di AS turun 10 persen

Los Angeles–Rata-rata oplah 400 koran di Amerika Serikat turun sekitar 10,6 persen dalam enam bulan terakhir ini, dan April sampai September 2009, menjadi sekitar 30,4 juta eksemplar.

Penurunan ini lebih besar, jika dibandingkan dengan masa enam bulan sebelumnya, Oktober 2008 – April 2009, sebesar 7,1 persen. Demikian dilaporkan biro Audit Sirkulasi Media pada Senin (26/10) kemarin.

Faktor penyebab penurunan ini diduga karena para pembaca koran mulai mengalihkan sumber informasinya ke media online. Menyusul semakin banyaknya website berita online, yang sebagian juga dikelola oleh organisasi-organisasi media koran konvesional.
Perusahaan-perusahaan media ini tetap berusaha mempertahankan hubungan dengan para pengiklan, dengan mengalihkan ruang iklan dari koran ke media online.

Dari lima koran terbesar Amerika Serikat, empat dilaporkan oplahnya terus-menerus turun. Koran The Wall Street Journal kini menggantikan USA Today sebagai koran harian terbesar di Amerika Serikat, setelah mengalami lonjakan pembacanya sekitar 0,6 persen, sehingga total media ini kini dilanggani oleh lebih dari 2 juta orang, termasuk para pembaca yang mendaftar melalui versi onlinenya.

Sedangkan harian USA Today dilaporkan oplahnya turun 17 persen, dengan oplah sekitar 1,9 juta, koran ini dipasarkan di hotel-hotel, airport, dan lokasi-lokasi wisata.

Koran The New York Times sirkulasinya turun 7,3 persen menjadi sekitar 927,851, dan menjadi koran ketiga terbesar di Amerika Serikat. Koran Los Angeles Times berada di posisi keempat dengan oplah 657.467 per hari, turun 11.1 persen dibandingkan setahun lalu.

The Washington Post berada diposisi kelima dengan oplah 582,844, turun oplah sekitar 6,4 persen.

Situasi yang lebih baik, dialami oleh koran-koran beroplah kecil, yaitu koran-koran lokal. Meski juga mengalami penurunan oplah, namun tak seburuk koran-koran nasional. Koran lokal juga dianggap lebih bisa bertahan, karena banyak berita-berita lokal yang hingga kini belum bisa ditemukan di internet. Banyak pengiklan nasional yang juga mulai lebih senang memasang iklannya langsung di media lokal.

Koran-koran lokal di California Utara, menunjukkan fenomena itu. Koran lokal The Daily Braze di Torrance dilaporkan mengalami penurunan oplah hanya sekitar 2,7 persen, menjadi sekitar 61.925. Koran The Pasadena Star-News turun oplah 5,3 persen menjadi sekitar 24.362 per hari. Sedangkan koran The Long Beach Press-Telegram menjadi beroplah 71.411 per hari.

“Jika koran-koran lokal bekerja lebih baik lagi. Oplah mereka masih berpeluang naik,” ujar Ken Doctor, analis bisnis media di Outsell Inc.

Dalam laporan itu, mantan eksekutif Washington Post Leonard Downie Jr. dan professor journalisme Michael Schudson mengatakan, turunnnya oplah media-media yang dikenal mapan secara jurnalisme dan organisasi medianya ini, merupakan ancaman serius terhadap kemampuan media sebagai ‘watchdog’ pemerintah dan korporasi bisnis, dan kehidupan demokrasi di Amerika Serikat.

tempointeraktif/fid

lowongan pekerjaan
KISEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…