Senin, 26 Oktober 2009 19:41 WIB Haji Share :

Calon haji terbanyak lulusan SD

Boyolali (Espos)–Sebanyak 11.446 atau sekitar 40% jemaah calon haji (Calhaj) di Provinsi Jateng adalah warga masyarakat yang tak mengenyam pendidikan wajar sembilan tahun alias hanya lulus SD. Jumlah tersebut menempati urutan teratas dibanding lulusan SMA, SMP atau S1 yang jumlahnya hanya sekitar separohnya saja.

Data yang berhasil dihimpun Espos di Embarkasi Adisumarmo, Senin (26/10), total jumlah jemaah Calhaj di Provinsi Jateng mencapai 29.440 orang. Dari jumlah tersebut, Calhaj terbanyak setelah lulusan SD adalah lulusan SMA yang mencapai 6.799 orang. Disusul kemudian Calhaj lulusan S1 yang mencapai 4.165, dan selanjutnya SMP sebanyak 3.749 orang.

Sementara itu, dilihat dari sisi usia, jumlah Calhaj terbanyak ialah usia pensiun atau antara 51-60 tahun yang jumlahnya mencapai 9.380 orang. Bukan itu saja, Calhaj yang berusia di atas 61 tahun hingga 70 tahun juga cukup tinggi yang mencapai 5.654 orang. Bahkan, Calhaj yang di atas 71 tahun hingga 80 tahun pun juga ta sedikit yakni mencapai 1.781 orang. Sembilan Calhaj lainnya berusia di atas 90 tahun yang beralas dari Magelang, Purworejo, Blora, Klaten, Kota Semarang, serta Jepara.

Meski kebanyakan Calhaj adalah usai tua dengan pendidikan tertinggi hanya sekelas SD, namun hingga kini nyaris belum ditemukan adanya pasien yang batal berangkat karena kondisi kesehatannya yang tak memungkinkan.  Kepala Humas PPIH, Muhammad Saidun mengatakan, sejumlah Calhaj memang tertunda keberangkatannya. Namun, pihaknya belum menemukan adanya Calhaj yang mengalami sakit parah atau kesehatannya tak memungkinkan untuk diberangkatkan lantaran faktor usia tua.

“Sejumlah Calhaj yang tertunda sudah diberangkatkan. Dan kini hanya tiga Calhaj yang masih menjalani perawatan di RSUD Moewardi Solo,” paparnya ketika ditemui Espos di ruang kerjanya, Senin (26/10).
Saidun melanjutkan, pelepasan 169 Calhaj dari Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Senin (26/10) pukul 14.00 WIB mendapatkan perlakuan istimewa. Pasalnya, Gubernur Kalteng, Agustin Teras N hadir langsung dalam acara pelepasan Calhaj asal Kalteng tersebut.

asa

lowongan pekerjaan
SOLO GRAND MALL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…