Minggu, 25 Oktober 2009 16:54 WIB Internasional Share :

TKI asal Cilacap di Malaysia menangkan hadiah Rp 285 juta

Kuala Lumpur–Seorang TKI asal Cilacap, Jawa Tengah bernama Carkum menjadi kaya mendadak setelah memenangkan hadiah 100.000 ringgit (Rp 285 juta) dari Celcom Bhd, sebuah operator seluler Malaysia.

“Carkum adalah warga Indonesia yang ke-2 yang menangkan hadiah 100.000 ringgit dari Celcom. Pemenang pertama bulan lalu adalah Suriyanto, seorang pekerja Indonesia di Shah Alam,” kata GM Celcom Bhd untuk pemasaran pekerja asing, Areehan Hj Abdullah, di Kuala Lumpur, Minggu setelah menyerahkan hadiah tersebut.

Menurut Areehan, perusahaannya memberikan hadiah kepada pelanggannya sebesar 100.000 ringgit setiap bulan sejak 24 Agustus – 8 November 2009. Dua warga Indonesia telah memenangkan hadiah itu karena aktif menggunakan jasa Celcom untuk melakukan kontak dengan teman atau keluarga di Indonesia.

Pada program hadiah ke-2, 10 pelanggan akan menerima 100 ringgit (Rp 285.000) setiap hari jika aktif menggunakan jasa perusahaan seluler ini dan menang dalam undian. Sedangkan program hadiah ke-3, setiap minggu ada 40 pelanggan  menerima pulsa 50 ringgit  jika menang undian.

Hal ini merupakan strategi Celcom untuk mendongkrak pelanggan warga atau pekerja asing. Tahun lalu, Celcom memiliki sekitar 500.000 pelanggan Indonesia, sedangkan target tahun ini ialah sekitar 650.000 pelanggan Indonesia, dan tahun depan targetnya satu  juta pelanggan Indonesia.

Dari sekitar 600.000 pelanggan Indonesia, anak perusahaan Telekom Malaysia Bhd ini mendapatkan pemasukan 25 juta ringgit per bulan.

“Satu juta pelanggan Indonesia saja hanya 20-25 persen pangsa pasar pengguna jasa seluler di Indonesia dari total sekitar lima  juta pelanggan seluler warga Indonesia di Malaysia,” kata Areehan.

Berdasarkan riset Celcom, pekerja Indonesia menghabiskan uangnya untuk komunikasi seluler antara 90-100 ringgit per bulan atau Rp 250.000-270.000 per bulan.
Ant/tya

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…