Minggu, 25 Oktober 2009 20:23 WIB Hukum Share :

Sehari, dua Curanmor terjadi di Solo

Solo (Espos)–Aksi pencurian sepeda motor (Curanmor) di Solo semakin menggila. Dalam sehari, Sabtu (24/10) dua kasus Curanmor terjadi di Kota Bengawan.

Informasi yang dihimpun Espos di Mapoltabes Solo, Minggu (25/10), menyebutkan, kejadian pertama menimpa Diky Indra Kumoro, 19, warga Sawahan, Karangpandan, Karanganyar di daerah Pasar Gede. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.15 WIB tersebut bermula saat korban datang ke pasar tersebut dengan mengendarai sepeda motor Suzuki Satria 150 dengan nomor polisi (Nopol) AD 9401 TZ.

Dia datang ke pasar tersebut untuk menemui temannya, Melly. Sepeda motor keluaran tahun 2009 dengan warna merah tersebut diparkir di depan pasar dan ditinggal masuk sekitar 15 menit. Korban yang hendak pulang kaget karena sepeda motornya telah raib. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian Rp 18 juta.

Curanmor kedua terjadi di sebuah Ruko di Jl Prof Yohanes 5 Jebres, Sabtu petang sekitar pukul 18.00 WIB. Kejadian itu, menimpa Susana Budiati, 30, warga Kebonan RT 05/RW VI Gandekan, Jebres. Awalnya, korban datang ke Riko tersebut sejak pukul 15.00 WIB dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario dengan Nopol AD 2905 YS.

Sepeda motor tersebut diparkir di halaman Ruko dengan posisi terkunci stang. Korban yang biasa datang ke tempat meninggalkan sepeda motornya dan masuk ke dalam Ruko. Sekitar pukul 18.30 WIB, korban keluar dari Ruko dan hendak pergi.

Namun, korban kaget karena sepeda motor senilai Rp 15 juta tersebut telah hilang. korban sempat berusaha mencari sepeda motornya, namun upaya tersebut sia-sia. Dua kasus Curanmor tersebut masih ditanganai aparat Poltabes Solo.

Sebelumnya, Kapoltabes Solo Kombes Pol Joko Irwanto melalui Kasatreskrim Kompol Susilo Utomo mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dan waspada. “Harus diwaspadai dan lebih berhati-hati termasuk bisa memberikan kunci pengaman tambahan,” papar dia.
dni

lowongan pekerjaan
PT SAKA JAYA ENGGAL CIPTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

AGENDA PRESIDEN
Di Kampus Undip Semarang, Jokowi Buka-Bukaan soal Ambisinya…

Agenda Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Kampus Universitas Diponegoro (Undip) Semarang dimanfaatkannya untuk buka-bukaan soal ambisinya. Solopos.com, SEMARANG — Presiden Joko Widodo mengaku tidak mempermasalahkan jika ada pihak-pihak yang menyebutnya terlalu ambisius, terutama dalam menetapkan target proyek infrastruktur, termasuk pembangunan…