Minggu, 25 Oktober 2009 12:49 WIB News Share :

Petugas sita 80 Unit HP di dalam LP Cipinang

Jakarta–Badan Narkotika Pusat (BNP) DKI Jakarta bersama dengan Badan Narkotika Kota (BNK) dan jajaran Polres Jakarta Timur serta satuan petugas Lapangan Pemasyarakatan (Lapas) Cipinang, melakukan inspeksi mendadak di Lapas Cipinang.

Dalam operasi tersebut, petugas tidak menemukan adanya narkotika, namun 80 unit telepon genggam berhasil disita.

“Narkoba kita tidak temukan. Kami sita 80 unit telepon genggam dari warga binaan LP Cipinang,” kata Kepala Bagian Represif Badan Narkotik Provinsi DKI, AKBP Sigit Gumantio saat dihubungi wartawan, Minggu (25/10).

Operasi tersebut dilakukan pada Jumat (23/10) malam. Dikatakan Sigit, penyitaan tersebut dilakukan untuk mengurangi peredaran narkotika yang dikendalikan dari balik jeruji. Sigit mengakui, peredaran narkotika dengan pengendalian dari dalam Lapas masih banyak terjadi.

“Komunikasi lewat handphone sering digunakan para tahanan untuk mengendalikan peredaran narkotika. Makanya kita sita handphone mereka untuk memutus mata rantai peredaran narkotika,” jelas Sigit.

Selain menyita handphone, petugas juga mengamankan beberapa senjata tajam, sendok dan garpu serta VCD porno.

“Kita menyita beberapa senjata tajam yang disimpan warga binaan LP Cipinang serta beberapa sendok dan garpu. Juga ada vcd porno,” ungkapnya.

Senjata tajam, sendok dan garpu itu, kata Sigit, ditemukan di dalam sel warga binaan LP Cipinang. Menurut Sigit, senjata tajam, sendok dan garpu itu diamankan untuk mengantisipasi adanya tawuran antarwarga binaan.

“Sendok dan garpu ini biasanya mereka jadikan senjata tajam kalau ada tawuran,” tandasnya.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…