Minggu, 25 Oktober 2009 17:50 WIB News Share :

Pemerintah akan bentuk komisi khusus terorisme

Jakarta–Salah satu agenda dalam pertemuan National Summit di Jakarta pada 29-31 Oktober 2009 mendatang adalah terorisme. Ajang dialog antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah ini akan membentuk komisi khusus penanganan terorisme.

“Itu jadi salah satu bahasan nanti di National Summit. Akan ada satu komisi yang membahas tentang terorisme,” ujar Menko Polhukam Marsekal Purn Djoko Suyanto di Istana Wapres, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Minggu (25/10).

Menurut Djoko, dalam National Summit mendatang, komisi akan meminta pendapat dari berbagai kalangan untuk menghasilkan suatu prosedur pemberantasan dan pencegahan teroris.

“Program nanti yang akan dikeluarkan pada National Summit, apa yang kita bisa capai dalam 10 hari,” imbuh mantan panglima TNI ini.

Dalam pertemuan itu, lanjut Djoko, juga akan dipaparkan apa dan bagaimana pemberantasan terorisme bisa tercapai. Selain itu juga akan ada dialog untuk mengefektifkan kerja pemberantasan serta pencegahan terorisme.

“Revisi aturan prosedur penanganan teroris kan bisa dicapai dalam 100 hari. Tapi untuk pemberantasannya bukan berarti selesai dalam 100 hari,” demikian Djoko.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…