Minggu, 25 Oktober 2009 18:06 WIB News Share :

Guru di pelosok lebih membutuhkan kenaikan gaji dibanding menteri

Jakarta–Wacana kenaikan gaji bagi menteri dan presiden hingga ke struktur bawah lembaga negara sebaiknya tidak dilakukan. Pemerintah harus memprioritaskan kenaikan gaji bagi pegawai negeri kecil dan para guru.

“Kalau menaikkan gaji sebaiknya pegawai kecil dulu. Coba diperhatikan juga guru-guru yang mengabdi tanpa gaji yang pantas,” ujar guru besar ilmu politik Universitas Indonesia (UI) Maswadi Rauf, Minggu (25/10).

Menurut Maswadi, saat ini kehidupan para pegawai negeri dan para guru bisa dikatakan masih menderita. Dibutuhkan perhatian lebih dari pemerintah untuk memperbaiki nasib mereka.

“Pegawai negeri kecil masih menderita, guru paling berat banyak di daerah yang tidak digaji,” kata Maswadi miris.

Kalau memang gaji para eksekutif tetap dinaikkan, Maswadi meminta agar disesuaikan dengan perekonomian negara. “Kalau keuangan memungkinkan kenaikan harus bersamaan dengan naiknya gaji guru,” harapnya.

Sebelumnya Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, saat ini Menteri  Pendayagunaan Aparatur Negara tengah (Menpan) tengah merumuskan struktur kenaikan gaji dari semua lembaga negara.

“Jadi tidak cuma menteri yang naik, tapi semua struktur. Menpan kaitannya dengan struktur itu tadi, dari Presiden sampai bawah,” ujar Hatta di sela menghadiri rapat koordinasi KIB di Istana Wakil Presiden (Wapres).
dtc/tya

lowongan pekerjaan
4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…