Sabtu, 24 Oktober 2009 21:00 WIB Klaten Share :

Puting beliung terjang Pandes, puluhan rumah rusak

Klaten (Espos)–Bencana alam angin kencang menerjang di Dukuh Gajihan RT 39/RW 12 Desa Pandes, Kecamatan Wedi, Klaten, Sabtu (24/10) sore.

Tidak ada korban jiwa atau luka dalam peristiwa tersebut, namun satu rumah dilaporkn ambruk dan 55 rumah lainnya mengalami rusak ringan. Rumah yang roboh diketahui milik Sugeng, 40, yang dikenal masyarakat belum berkeluarga atau masih bujang. Rumah Sugeng dibuat dari bahan gedhek atau bambu sehingga gampang roboh.

Berdasar keterangan yang dihimpun Espos, musibah tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Ketika itu warga sedang berada di dalam rumah masing-masing dikarenakan hujan mengguyur begitu deras. Tidak diketahui pasti mulanya, tiba-tiba angin bertiup sangat kencang sehingga membuat genteng rumah warga melorot.

Kondisi tersebut sempat membuat warga panik sehingga berusaha menyelamatkan diri dengan cara kelur rumah. Namun angin kencang yang menerjang tersebut tidak berlangsung lama, hanya beberapa menit.

“Anginnya berputar seperti lisus atau puting beliung. Tidak ada yang meninggal atau luka. Kami langsung lakukan pengecekan lapangan,” ujar Camat Wedi, Ir Endro Susilo, saat dihubungi Espos.

Dia menjelaskan, berdasar pemantauan petugas dilaporkan tidak terjadi kerusakan pada fasilitas umum seperti tiang listrik. Disampaikannya pula, pada Sabtu sore warga langsung melakukan gotong royong membersihkan puluhan pohon yang tumbang supaya tidak menganggu aktivitas. Namun untuk rumh Sugeng belum dilakukan perbaikan dikarenakan cuaca yang masih mendung dan sesekali hujan kembali mengguyur.

kur

lowongan pekerjaan
KISEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…