Sabtu, 24 Oktober 2009 17:33 WIB News Share :

2 Pengrajin Batik asal Solo akan rancang pakaian nasional Republik Seychelles

Cimahi–Dua orang pengrajin batik asal Kota Solo akan merancang pakaian nasional Republik Seychelles.

Demikian dikatakan Konsulat Kehormatan Negara Republik Seychelles untuk Indonesia, Nico Barito, seusai menghadiri acara pendeklarasian kerjasama bidang pendidikan Universitas Jendral Achmad Yani Bandung dengan Somalia, Palestina dan Republik Seychelles, di Kota Cimahi, Sabtu (24/10).

“Di Republik Seychelles tidak ada industri kreatif, kami tidak punya pakaian nasional seperti Batik atau sejenisnya. Oleh karenanya, kami telah mendelegasikan dua orang desainer batik asal Solo untuk merancang pakaian nasional negara kami Republik Seychelles,” kata Nico.

Menurutnya, bukti bahwa karya generasi muda Indonesia banyak digunakan oleh masyarakat Republik Seychelles ialah banyaknya souvenir atau kerajinan tangan yang dijual di Republik Seychelles namun dibuat oleh industri kreatif Indonesia.

Dikatakannya, hampir seluruh sektor pariwisata di Republik Seychelles manajemennya dikelola oleh Indonesia.

“Penduduk di negara kami sangat terkesan dengan pelayanan orang-orang Indonesia yang bekerja di Republik Seychelles, terutama orang Indonesia yang mengelola usaha di sektor pariwisatanya,” kata Nico.

Dikatakannya, selama tahun 2009 ada sekitar 250 warga Indonesia yang bekerja di Republik Seychelles. Rata-rata WNI yang bekerja di Republik Seychelles bekerja di sektor pariwisata.

“Hingga saat ini, ada sekitar 250 WNI yang bekerja Republik Seychelles,” katanya.

Republik Seychelles adalah sebuah negara kepulauan di tengah Samudra Hindia, sekitar 1.600 km sebelah timur daratan Afrika, dan sebelah timur laut Madagaskar.

Negara dan teritori tetangganya ialah Mauritius dan Reunion di sebelah selatan, Komoro dan Mayotte di barat daya, dan Maladewa di timur laut.

ant/fid

lowongan pekerjaan
PT. Jaya Sempurna Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…