Jumat, 23 Oktober 2009 21:00 WIB Ekonomi Share :

Sritex ambil alih 50% proyek apartemen SCP

Solo (Espos)–Pemilik PT Sri Rejeki Isman Tekstil (Sritex), Lukminto, mengambil alih sekitar 50% kepemilikan proyek apartemen Solo Center Point (SCP), menyusul pengunduran diri Presiden Komisaris Sun Motor Grup, Imelda Tio, yang menjadi penyandang terbesar dalam pembangunan proyek tersebut.

Pengambilalihan kepemilikan SCP oleh PT Sritex tersebut, dibenarkan Direktur SCP, Susanto, saat dikonfirmasi Espos di kantornya, Jumat (23/10).

“Saat ini sebagian besar saham SCP memang sudah beralih menjadi milik Sritex,” ungkap Susanto tanpa merinci alasan pengunduran diri Imelda dari pembangunan SCP yang berlokasi di bekas bangunan Super Ekonomi (SE) Purwosari tersebut.

Presiden Komisaris Sun Motor Grup Imelda Tio mengatakan telah lama berhenti dari menajemen Solo Center Point (SCP) dan berkonsentrasi ke proyek serupa yang saat ini tengah digarap.

“Saya sudah mundur terhitung sejak tahun ini dan sudah tidak turut campur dalam pembangunan SCP,” ujarnya.

Alasannya, lanjutnya, proyek SCP tersebut sama dengan proyek miliknya yang tengah dikembangkan di pusat Kota Solo, yakni pembangunan apartemen dan kondotel Solo Paragon.

“Kalau saya tetap di situ nanti malah ada conflict of interest, lebih baik saya mundur dan fokus pada pembangunan Solo Paragon,” tuturnya.

Meski telah berganti pemilik, Susanto mengatakan pengelolaan hotel, kondominium dan apartemen tersebut nantinya akan tetap berada di tangan Aston International Hotel selaku operator yang akan mengelola hotel kondominium, hotel, dan apartemen di Kota Solo. Hanya saja, pihak pengelola telah berencana melakukan perubahan konsep pada sebagian besar bangunan fisik SCP.

sry

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…