Jumat, 23 Oktober 2009 16:46 WIB Solo Share :

PDIP buka peluang munculnya calon non-incumbent

Solo (Espos)–Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) membuka peluang munculnya bakal calon walikota/Wawali baru selain aspirasi kader PDIP yang tetap menginginkan calon incumbent Joko Widodo-FX Hadi Rudyatmi (Jokowi-Rudy) dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2010.

Keputusan usulan nama bakal calon walikota/Wawali di internal PDIP ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP bakal ditetapkan melalui mekanisme rapat kerja cabang khusus (Rakercabsus) yang bakal digelar dalam waktu dekat.

Sebagai langkah awal, DPC PDIP sudah menyosialisasikan Surat Keputusan DPP Nomor 424 kepada struktural partai di tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) hingga Ranting dan anak ranting pada Kamis (22/10) malam di Kantor DPC PDIP, Ngoresan, Laweyan, Solo.

Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggota DPC PDIP Solo, YF Soekasno saat ditemui Espos, Jumat (23/10), mengungkapkan, pertemuan di Kantor DPC PDIP itu baru sosialisasi atas adanya SK DPP, belum membahas tentang teknis mekanisme penjaringan dan sebagainya. Kendati demikian, Soekasno menandaskan, strutural partai sampai di tingkat Ranting sudah siap menghadapi Pilkada 2010. Artinya strutural partai masing-masing, imbuhnya, sudah ada survei internal.

“Semua strutural partai itu memiliki komunikasi kepasa saya, karena saya yang membawahi bidang organisasi dan keanggotaan. Dari survei internal di struktural partai dari bawah masih mengusulkan calon incumbent yang diharapkan bisa maju kembali dalam Pilkada mendatang. Kendati demikian tidak menutup kemungkinan munculnya calon lain, karena partai tetap terbuka bagi calon baru sebelum Rakercabsus digelar,” tukas YF Soekasno.

Dukungan kepada calon incumbent juga dibenarkan oleh Wakil Ketua PAC PDIP Jebres, Hery Jumadi. Dia menyatakan, suara yang berkembang di DPC sudah sepakat mempertahakan calon incumbent dalam Pilkada mendatang.

trh

lowongan pekerjaan
PT. ATALIAN GLOBAL SERVICE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…