Jumat, 23 Oktober 2009 11:10 WIB Ah Tenane Share :

Oh, duitku...!

2310ahtenaneSudah lama Lady Cempluk, warga Boyolali kota ini kemecer pengin makan lele bakar di Tlatar. Sebetulnya Lebaran kemarin sudah ke sana, tetapi hanya bisa menelan ludah lantaran tidak kebagian tempat, saking ramainya.
Berhubung masih punya duit seratusan ribu, beberapa waktu lalu Cempluk nekat mengajak suaminya, Tom Gembus, dan Jon Koplo, anak semata wayangnya yang baru berumur 3 tahun pergi ke pemancingan itu.
”Lele bakar sekilo wae Bu,” pesan Gembus kepada bakule iwak.
”Injih Pak. Silakan, tempatnya di mawar tiga,” kata sang penjual sambil menunjuk ke arah tengah kolam. Mereka bertiga pun menuju ke tempat itu.
Sesampai di tempat yang telah dipesan, mereka bertiga masuk ke dalam ruangan. Tempatnya memang enak, lesehan. Di bawah, samping kanan kiri semuanya terlihat ikan besar-besar kemruyuk tampak kelaparan. Sesekali Jon Koplo memasukkan roti yang dibawanya dan langsung disaut ikan-ikan tadi. Bahkan saking laparnya, sampai-sampai bungkus roti pun ketika dilemparkan langsung disikat.
”Tak tuku rokok sik Bu. Kene, njaluk dhuwite,” kata Gembus memanfaatkan waktu sambil menunggu pesanan datang.
”Ini Plo, duitnya. Kasihkan ke Bapak buat beli rokok,” kata Cempluk sambil memberikan lembaran Rp 100.000 yang hanya tinggal siji thil itu.
Tapi dasar cah cilik, begitu uang diterima, oleh Jon Koplo malah dilemparkan ke arah bapaknya. Celakanya, bukannya jatuh ke tangan Tom Gembus, uang tadi malah ngleyang dan mendarat di kolam dan langsung lenyap disambar ikan-ikan kelaparan tadi!
”Wadhuh, piye Mas?! Duit tinggal satu malah kabur. Piye iki?” sambat Cempluk panik.
”Wadhuh, aku ya ora nggembol dhuwit ki. Bali wae nek ngono!” jawab Tom Gembus tak kalah panik.
Sementara Cempluk getune pol, kenapa uangnya tadi ndadak diberikan ke Jon Koplo. Mereka pun buru-buru membatalkan pesanan dan langsung ngibrit pulang.  Kiriman Rozaq Annashir, Jl Pandanaran 252 C, Boyolali 57313

lowongan pekerjaan
PT Sejati Cipta Mebel, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…