Jumat, 23 Oktober 2009 19:08 WIB News Share :

Gelapkan setoran, eks pegawai PT Pos ditahan Kejari

Salatiga (Espos)–Muhammad Dwi Cahyono, 40, eks karyawan PT Pos Indonesia Kota Salatiga, dijebloskan ke ruang tahanan Rumah Tahanan Negara (Rutan) setempat, Kamis (22/10), setelah dilaporkan menggelapkan uang setoran ratusan juta rupiah.

Informasi yang dihimpun Espos di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Salatiga, Jumat (23/10) siang menyebutkan, Dwi Cahyono diduga menggelapkan setoran mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) senilai Rp 232 juta. Hal itu dilakukan warga Mugas Barat Kelurahan Mugassari, Semarang, tersebut selama lebih dari satu tahun antara Januari 2007 sampai April 2008.

Aksi penggelapan itu sendiri dihentikan pelaku setelah kantor tempat dimana dia bekerja merasa curiga dengan tersangka.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Salatiga, Setyawan NC SH, kepada wartawan menjelaskan sebagian uang hasil kejahatan itu sebenarnya telah dikembalikan. Namun demikian hingga saat dilaporkan, tercatat masih ada senilai Rp 143,2 juta belum dikembalikan.

“Tersangka sudah kami eksekusi pada Kamis (22/10) sore dan sekarang ditahan di ruang tahanan Rutan Salatiga,” ungkapnya ketika ditemui di ruang kerjanya, Jumat (23/10) siang.

Dikemukakan pula, dari pengakuan pelaku diketahui sebagian besar uang hasil penggelapan setoran mahasiswa itu digunakan untuk bermain judi. Sedangkan sebagian kecil lainnya guna keperluan pribadi lain.

try

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…