Kamis, 22 Oktober 2009 22:00 WIB Klaten Share :

Siswi SMK diduga buang bayi hasil Hugel

Klaten (Espos)–Sesosok bayi mungil nan cantik yang diduga baru saja dilahirkan ibunya ditemukan di area persawahan Dukuh Mawung, Pundungsari, Trucuk, Klaten, Kamis (22/10) dini hari, oleh Sukardi, warga Dukuh Bumiharjo, Plosowangi, Cawas.

Diduga, bayi sehat berjenis kelamin perempuan dengan panjang 45 sentimeter dan berat 2,5 kilogram tersebut sengaja dibuang atau ditinggal ibu kandungnya di persawahan.

Berdasar keterangan yang dihimpun Espos di lapangan warga dan polisi menduga ibu bayi adalah seorang pelajar kelas III di SMK Muhammadiyah Cawas berinisial Fr. Sejumlah warga mengungkapkan, selama ini Fr dikenal sebagai bunga desa dikarenakan kecantikan paras wajahnya.

Polisi menduga Fr sengaja membuang bayinya dikarenakan malu dengan keluarga dan teman-temannya. Pasalnya Fr diketahui belum bersuami atau hamil di luar nikah.

Selama ini Fr dilaporkan merahasiakan kehamilannya di hadapan orangtua, Sukardi (penemu bayi-red) dan Tentrem. Hingga kamis siang kondisi bayi cukup baik dan dirawat di kediaman Bidan Desa Pundungsari, Titin Wartini.

Sedangkan penemuan bayi cantik tersebut bermula saat Sukardi mendengar sayup suara tangis bayi dari area persawahan yang berjarak sekitar 50 meter dari rumahnya. Dikarenakan merasa penasaran, dia kemudian mendatangi sumber suara. Betapa kagetnya Sukardi saat mengetahui ada sesosok bayi merah yang tali pusarnya belum dipotong.

Saat itu keluarga Sukardi sempat meminta tolong dukun desa untuk memotong tali pusar bayi itu. Namun sang dukun menolak dengan alasan tidak berani. Sehingga sekitar pukul 01.30 WIB, Dalimah bersama Ketua RT di Bumiharjo, Hadi Widodo, membawa bayi ke kediaman Bidan Titin untuk dipotong tali pusarnya.

“Setelah saya periksa kondisi bayi sehat. Hanya saja ubun-ubun atau kepala bagian atas sedikit memanjang diduga karena proses persalinan yang lama. Setelah saya potong tali pusarnya, bayi saya bersihkan dan hangatkan,” ujar Titin saat ditemui Espos.

Sementara Kapolres Klaten AKBP Tri Warno Atmojo melalui Kapolsek Trucuk, AKP Supriyanto menerangkan, pihaknya telah meminta keterangan sejumlah saksi dalam peristiwa tersebut. Diduga selama ini Fr mengaku menderita penyakit kanker untuk menutupi kehamilannya.

kur

lowongan pekerjaan
CV.Indra Daya Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

AGENDA PRESIDEN
Datangi Undip, Jokowi Gagas Jurusan Ekonomi Digital

Agenda Presiden Joko Widodo (Jokowi) kali ini memberikan pidato di perayaan Dies Natalis ke-60 Undip. Solopos.com, SEMARANG – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Universitas Diponegoro (Undip) melakukan inovasi pendidikan guna memenuhi kebutuhan menghadapi perubahan zaman di era digital seperti saat…