Kamis, 22 Oktober 2009 16:49 WIB Boyolali Share :

Judi, 9 pelajar SMK ditangkap

Boyolali (Espos)–Tertangkap basah tengah berjudi domino saat jam istirahat berlangsung, sembilan pelajar SMK ternama di Kabupaten Boyolali terpaksa berurusan dengan aparat kepolisian, Kamis (22/10). Masih mengenakan seragam putih abu-abu, para pelajar itu pun digelandang ke Mapolres Boyolali untuk menjalani pemeriksaan.

Sembilan pelajar tersebut semuanya pria masing-masing berinisial Mdy, Why, Ngh, Ynr, Dws, Rdh, Azs, Whm dan Isk. Saat ditangkap polisi mereka sedang berjudi di sebuah warung makan yang berada tak jauh dari sekolah tempat mereka belajar sekitar pukul 11.00 WIB. Saat penggerebekan, polisi menemukan satu set kartu domino dan uang tunai Rp 3.000 yang diduga sebagai taruhan.

Menurut Kapolres Boyolali, AKBP Agus Suryo Nugroho melalui Kasat Reskrim, AKP Asnanto, penangkapan para pelajar yang masih di bawah umur itu berawal dari informasi masyarakat yang mnenyebut ada sekelompok pelajar yang berjudi.

Setelah dicek ke lapangan, ternyata memang ditemukan sejumlah pelajar sedang asyik berjudi domino.

Dalam pemeriksaan di kepolisian, para siswa tersebut mengaku baru sekali itu berjudi. Judi yang mereka lakukan diakui hanya iseng-iseng. Mereka tak sadar bahwa kegiatan yang mereka lakukan bisa membawa mereka ke penjara meski hanya sekedar iseng-iseng.

Dipastikan, sembilan pelaajar tersebut akan mendapat pembinaan dari kepolisian . Pihak kepolisian langsung menundang pihak sekolah tempat mereka belajar dan orangtua para pelajar tersebut.

kha

lowongan pekerjaan
STAFF SURVEY,MARKETING,SPG,SPB, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…