Kamis, 22 Oktober 2009 10:47 WIB News Share :

Jaksa nilai eksepsi Antasari seperti dongeng

Jakarta–Eksepsi (keberatan) pengacara hukum Antasari Azhar yang berjudul ‘Dongeng Berujung di Pengadilan (Konsprasi Menjatuhkan Ketua KPK)’ dinilai jaksa tidak berdasar. Surat dakwaan yang dibuat berdasarkan alat bukti tidak dapat dikatakan sebagai dongeng.

“Lebih tepat keberatan dari penasihat hukumlah yang dikatakan dongeng karena terdakwa punya hak ingkar untuk berbohong,” ujar jaksa penuntut umum (JPU) Cyrus Sinaga saat membacakan replik di Pengadilan Negeri, Jakarta Selatan, Kamis (22/10).

Menurut Cyrus, jaksa dalam menyusun dakwaan berdasarkan berkas perkara. Justru penasihat hukum telah menguraikan keberatan yang didasarkan pada keterangan terdakwa saja.

Cyrus menyarankan penasihat hukum untuk bersabar. Kebenaran apakah terdakwa bersalah atau tidak akan dibuktikan.

“Seandainya penasihat bisa sedikit merenung sebetulnya judul yang tepat adalah ironi berujung di pengadilan. Siapa pun bisa tersandung dan terjerembab oleh cerutu kecil sebagaimana dialami terdakwa,” demikian Cyrus.

Dalam sidang sebelumnya, penasihat hukum Antasari mengatakan dakwaan jaksa dibuat layaknya dongeng.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
PT. Jaya Sempurna Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

Bandingkan Harga Produk yang Dijual Online Melalui Pricebook

Bandingkan Harga Produk yang Dijual Online Melalui Pricebook Era internet telah memberikan banyak kemudahan bagi kita semua. Salah satu manfaat yang paling terasa ialah semakin mudahnya kita mendapatkan informasi dan barang yang diinginkan. Dulu, jika kita ingin mendapat informasi, maka…