Rabu, 21 Oktober 2009 11:34 WIB Hukum Share :

Sepekan, 250 motor hilang di Cianjur

Cianjur–Sebanyak 250 unit sepeda motor, sebagian besar jenis matic, hilang selama sepekan di wilayah tugas Polres Cianjur, Jawa Barat.

Informasi yang dihimpun di Polres Cianjur, Rabu (21/10), menggambarkan, setiap harinya sekitar 15 unit sepeda motor matic, terutama merk Yamaha Mio, dilaporkan hilang ke Polres dan sejumlah Polsek di Cianjur.

Pelaku dalam aksinya, sesuai laporan yang diterima pihak berwajib, hanya membutuhkan waktu relatif sangat singkat untuk melarikan sepeda motor sasaran.

“Belum sempat masuk ke dalam toko, sepeda motor saya sudah hilang. Bahkan saya sempat melihat pelaku dengan santai mendorong sepeda motor”, kata Irvan (24) pemilik toko di Jalan Siliwangi Cianjur.

Pelaku spesialis sepeda motor matic itu, dengan mudah membawa sepeda motor yang dalam keadaan terkunci, sekalipun berada di dalam rumah seperti yang dialami Rusdi (32) warga Cikalong Kulon, Cianjur.

Pelaku diperkirakan masuk rumah menjelang subuh. Pasalnya, ungkap Rusdi, ia baru tertidur pukul 03.00. WIB saat motornya hilang dari dalam rumah.

“Tidak ada perasaan curiga sedikitpun karena saya sempat mendengar suara gaduh. Namun selang beberapa saat, untuk memastikan ada yang terjadi, saya lihat pintu depan sudah terbuka,” ucapnya.

Ia menambahkan, spontan ia terkejut dan berteriak maling. Namun pelaku dengan cepat menghilang, meskipun beberapa warga sempat berusaha mengejarnya.

Sementara itu, berdasarkan catatan di Bagian Reserse Kriminal Polres Cianjur, selama bulan Oktober, sedikitnya terjadi 570 kasus kehilangan sepeda motor, dan enam orang pelaku berhasil dibekuk.

Sedangkan laporan yang kembali meningkat bulan ini, ungkap Kasat Serse Polres Cianjur, melalui KBO Reskrim Iptu Sulaeman, pihaknya masih melakukan pengintaian di beberapa titik rawan.

“Selain mengembangkan beberapa kasus, saat ini kami masih mengintai pelaku yang telah diketahui identitasnya,” tuturnya.

ant/fid

lowongan pekerjaan
PT Sejati Cipta Mebel, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…