Rabu, 21 Oktober 2009 19:13 WIB News Share :

Listrik sebagian Jawa-Bali terancam padam

Surabaya–Aliran listrik di sebagian wilayah Jawa-Bali, Rabu malam, terancam padam karena terjadinya gangguan di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Paiton dan Suralaya.

“Gangguan tersebut disebabkan pembangkitan yang mengaliri listrik di kawasan Jawa-Bali kekurangan daya 500 Megawatt (MW),” kata Corporate Speaker PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur, Agus Widayanto, di Surabaya, Rabu malam.

Akibat adanya gangguan tersebut, jelas dia, PLN harus melakukan pemadaman listrik di sejumlah area secara bergilir.

“Pemadaman itu akan dilaksanakan pada beban puncak malam ini mulai pukul 19.00 WIB hingga waktu yang tidak bisa dipastikan,” ujarnya.

Dalam mengantisipasi hal tersebut, ia mengaku, mengurangi daya untuk wilayah Jawa Timur dan Madura 200 MW pada saat beban puncak.

“Disamping itu, hal tersebut juga akan dilakukan di sejumlah daerah di Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, dan Yogyakarta,” katanya.

Mengenai pemadaman tersebut, ia menyebutkan, upaya itu dilakukan secara bertahap. Pihaknya berharap pada pukul 21.00 WIB pemadaman listrik di sejumlah kawasan bisa kembali normal.

“Sampai sekarang, kami belum memantau dimana saja pemadaman bergilir itu terjadi,” katanya.

Namun, berdasarkan laporan pendengar radio swasta di Surabaya, ia melanjutkan, pemadaman listrik sudah terjadi sejak pukul 17.00 WIB.

“Pemadaman tersebut terjadi di Bluru-Sidoarjo, Bukit Palma-Surabaya, Mulyosari-Surabaya, Putat Jaya-Surabaya, Sutorejo Timur-Surabaya, Sukodono-Sidoarjo, dan sejumlah daerah lain di Surabaya, Probolinggo, Lamongan, Gresik, dan Sidoarjo,” katanya.

ant/fid

lowongan pekerjaan
Gramedia Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…