Rabu, 21 Oktober 2009 20:48 WIB News Share :

Jadi mitra strategis pemerintah, sikap PDIP tak tegas

Jakarta–Dengan memilih sebagai mitra strategis pemerintah, sikap politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dinilai tidak tegas. Sejatinya dunia politik sehat hanyalah mengenal oposisi atau koalisi.

“Seharusnya sikap politik PDIP tegas, fungsi sebagai oposisi adalah pilihan
terbaik untuk Indonesia,” ujar pengamat politik Sukardi Rinakit dalam dialog di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (21/10).

Sukardi beranggapan sikap mitra strategis adalah sikap bimbang. Hanya semacam sikap politis yang tidak tegas. “Mitra strategis itu penghindaran,” ungkap Sukardi.

PDIP selama ini terkenal kritis. Sukardi berharap PDIP tetap mengajarkan
publik untuk tetap kritis.

“Dengan bersikap kritis, paling enggak masyarakat ada perbandingan mana yang benar, mana yang salah. Semua keputusan pemerintah pasti ada saja yang membuat kecewa. Tentu di sinilah oposisi mengontrol,” beber Sukardi.

Selain itu, menurut Sukardi, sikap oposisi juga membantu pemerintah menyempurnakan programnya. Tidak selamanya oposisi melawan kalau memang  benar.

“Oposisi itu menyelamatkan pemerintah dari kesalahan,” tandasnya.

 

dtc/tya

lowongan pekerjaan
Kepala Produksi, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…