Rabu, 21 Oktober 2009 23:15 WIB Karanganyar Share :

DPU beri lampu hijau penambangan batu di Jenawi

Karanganyar (Espos)–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar melalui Bidang Pengairan dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Dinas Pekerjaan Umum (DPU) memberi sinyal penambangan batu di Desa Sidomukti, Jenawi bisa dilanjutkan.

Dari hasil cek lokasi tim ESDM DPU Kabupaten Karanganyar, tebing tersebut layak untuk dilakukan penambangan. Kendati demikian, para penambang diminta bersabar hingga izin tersebut terbit.

Kepala Desa (Kades) Sidomukti, Suwarjo memastikan, aktivitas penambangan batu berhenti untuk sementara waktu, sampai terbit izin tambang. Disampaikannya, setelah tim dari DPU Karanganyar turun ke lapang, ada kemungkinan bahwa nantinya penambangan di Sidomukti akan diizinkan.

Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Didik Joko Bakdono melalui Kasi ESDM Bidang Pengairan dan ESDM, Aris Martopo ST MT.
“Begitu ada permohonan izin penambangan dari Muspika Jenawi dan Pemerintah Desa Sidomukti, kami langsung turun ke lapang dan meninjau lokasi, apakah kawasan tersebut layak untuk dilakukan penambangan atau tidak,” ujar Aris kepada Espos, Rabu (21/10).

Ia menyampaikan, surat izin belum terbit karena akan dibahas terlebih dahulu bersama tim Pemkab, yang terdiri dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) serta sejumlah intansi terkait.

“Pembahasan baru dilaksanakan pekan depan, Rabu (28/10). Bersamaan dengan sembilan usulan penambangan lainnya.”

Tetapi, lanjut Aris, dari cek lokasi kemungkinan besar kawasan tersebut layak dilakukan penambangan. Ada beberapa alasan teknis yang disampaikan. Di antaranya, pengerjaan penambangan menggunakan peralatan manual.

Bukan mesin berat. Sementara, dari tujuan dilakukannya penambangan, DPU melihat bahwa tanah tebing yang cukup keras tersebut akan menjadi tanah produktif, jika batu-batu di kawasan tersebut ditambang.

haw

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…