Rabu, 21 Oktober 2009 18:40 WIB Sukoharjo Share :

DAK 2010 Sukoharjo turun Rp 14 miliar

Sukoharjo (Espos)--Dana Alokasi Khusus (DAK) yang diterima Kota Makmur pada 2010 mendatang dipastikan lebih kecil apabila dibandingkan dengan dana yang diterima pada 2009 lalu. Penurunan tersebut mencapai Rp 14 miliar lebih.

Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Agus Santosa ketika dijumpai Espos belum lama ini.

Dijelaskannya, DAK yang diterima Sukoharjo pada 2009 lalu senilai Rp 63 miliar. Sementara untuk tahun depan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) hanya menerima Rp 49 miliar.

“Berdasarkan rapat koordinasi (Rakor) di Jakarta, Dana Alokasi Umum (DAU) untuk Sukoharjo mengalami kenaikan meski hanya sedikit. Sementara untuk DAK justru turun sampai Rp 14 miliar,” jelasnya.

DAU yang sebagian besar digunakan untuk belanja pegawai negeri sipil (PNS), menurut Agus, dibandingkan tahun lalu hanya naik sebesar 1,34%. Apabila pada 2009 Pemkab menerima DAU senilai Rp 509 miliar, untuk tahun depan total DAU senilai Rp 516 miliar.

Disinggung mengenai penyebab kenaikan DAU yang tidak signifikan, menurut Agus, tidak bisa dilihat dari faktor daerah Sukoharjo semata-mata. Melainkan harus dilihat secara keseluruhan di seluruh Indonesia.

“Berdasar informasi yang saya terima, terjadinya pemekaran daerah di seluruh nusantara menyebabkan kenaikan DAU yang diterima Sukoharjo tidak siginifikan. Sebab, dengan adanya 20 kabupaten baru di Indonesia, DAU yang disediakan pemerintah pusat memang harus dibagi secara merata,” jelas dia.

aps

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTURINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…