Selasa, 20 Oktober 2009 14:34 WIB News Share :

PD maklumi ketidakhadiran Megawati

Jakarta–Partai Demokrat memaklumi ketidakhadiran mantan Presiden Megawati Soekarnoputri pada pelantikan Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2009-2014 di Jakarta, Selasa (20/10).

“Awalnya kami memang punya ekspektasi agar Ibu Mega dan Gus Dur hadir,” ungkap Ketua Fraksi Demokrat, Anas Urbaningrum, seusai sidang paripurna MPR RI yang beragendakan pelantikan presiden dan wakil presiden di Gedung MPR/DPR RI.

Namun, katanya, ternyata hanya mantan Presiden BJ Habibie saja yang tampak hadir di deretan tamu kehormatan, sementara Megawati dan Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, tidak menghadiri acara pelantikan presiden tersebut.

Anas mengatakan, bagaimanapun, Demokrat sebagai partainya SBY, memahami ketidakhadiran dua mantan presiden tersebut.

“Barangkali beliau punya alasan dan kesibukan sendiri,” katanya.

Anas menegaskan, pihaknya sama sekali tak mempermasalahkan soal teknis terkait absensi dua mantan presiden itu.

“Yang penting komunikasi dan relasi antara PDIP dan Demokrat saat ini sudah jauh lebih baik, dan hal ini penting bagi perpolitikan ke depan,” tuturnya.

Dengan demikian, tidak ada masalah dengan ketidakhadiran mantan presiden Megawati yang juga Ketua Umum PDIP, partai rival Yudhoyono dalam dua pemilu berturut-turut.

Habibie merupakan satu-satunya mantan kepala negara Indonesia yang hadir dalam acara pelantikan. Dua mantan presiden lainnya, yakni Abdurrahman Wahid dan Megawati Soekarnoputri berhalangan hadir.

Gus Dur dikabarkan kurang sehat karena darahnya terkontaminasi bakteri sehingga harus menjalani cuci darah. Sementara Megawati dikabarkan putrinya, Puan Maharani, juga dalam keadaan kurang sehat.

ant/fid

lowongan pekerjaan
KLINIK BERSALIN UTAMA RB. DR. JOHAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…