Selasa, 20 Oktober 2009 16:24 WIB Hukum Share :

4 kios di Kalitan ludes terbakar

Solo (Espos)--Sedikitnya empat kios yang ada di Jl Kalitan RT 04/RW I Penumping, Laweyan, Selasa (20/10) terbakar. Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Diduga, api berasal dari dapur milik Sri Wigati yang ada dipaling ujung dekat Jl Dr Moewardi. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB.

Saat kejadian, Wigati sedang memasak di dalam dapur miliknya. Namun belum diketahui secara pasti korban memasak dengan menggunakan kompor minyak tanah atau kayu bakar karena selama ini Wigati sering menggunakan kompor dan kayu bakar untuk memasak.

Api yang berasal dari dapur tersebut dengan cepat melalap warung milik Wigati dan menyambar tiga kios lainnya milik Rohmadi, Sutrisno dan Wahyudi yang berada di sebelah timur. Api dengan cepat membakar empat kios yang juga dipergunakan sebagai tempat tinggal korban.

Api semakin membesar karena sebagian bahan bangunan kios yang ada di bahu Jl Kalitan itu terbuat dari bahan yang mudah terbakar.

Tiga kios lainnya yang selama ini dipergunakan untuk tempat rosok, warung dan jualan pulsa Ponsel serta bensin ludes terbakar.

Sebanyak empat mobil PMK dan satu mobil water cannon milik Polwil Surakarta diterjunkan untuk memadamkan api. Sekitar satu jam upaya pemadaman, api akhirnya padam.

Saat upaya pemadaman dilakukan, polisi sempat menutup akses Jl Kalitan untuk memudahkan pemadaman. Seorang Linmas Kelurahan Penumping, Agung, 37, mengungkapkan, kios yang ada di bahu jalan itu telah ada sejak tahun 1970-an.

“Jadi memang turun temurun yang memilikinya masih satu keluarga. Api tadi dari ujung terus merembet ke timur sempat membesar karena ada yang jualan bensin,” ungkap Agung di lokasi kejadian.

Aparat Poltabes Solo langsung memasang garis polisi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kebakaran.

Aparat dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Cabang Semarang juga mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP.

dni

lowongan pekerjaan
4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…