Senin, 19 Oktober 2009 16:44 WIB News Share :

Pramono
Besok penentuan sikap resmi PDIP

Jakarta–Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Pramono Anung Wibowo mengatakan paling lambat besok sikap penentuan PDIP soal bergabung dan tidaknya dalam kabinet SBY-Boediono.

“Paling lambat besoklah (Selasa, 20/10) kita lihat sikap PDIP, apakah bergabung atau tidak,” katanya ditemui wartawan di lobby gedung DPR, Senin.

Namun Pramono Anung membantah adanya sinyalemen yang mengatakan Megawati keberatan kadernya diambil menjadi menteri SBY. “Siapa bilang Bu Mega keberatan, tidak ada itu,” ucapnya. Hanya saja, kata Pram-panggilan akrabnya, kader PDIP yang akan menjadi menteri harus sepengetahuan dan seizin Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri.

“Jadi bukan karena kemauan orang per orang di DPIP,” tambahnya.

Didesak soal lambatnya respon dari PDIP soal menteri ini, Pram hanya mengatakan ada hal-hal yang perlu dipertimbangkan secara matang dan cermat. “Ada hal-hal yang perlu dipertimbangkan, terutama soal konstituen PDIP,” terangnya.

Soal sikap PDIP, apakah akan beroposisi atau tidak, Pram tidak menjawabnya secara tegas.  “Kita tak mau ada dikotomi oposisi atau tidak. Yang jelas, PDIP akan tetap bersikap kritis kepada pemerintah,” tuturnya.

Dikatakan Pram, dirinya meluruskan soal pernyataan yang simpang siur. “Kita ingin meluruskan siapapun yang akan ditarik jadi menteri yang bersangkutan harus dapat persetujuan dari Ibu Mega, kalau sudah disetujui masa mau dipecat,” tegasnya.

Yang jelas, kata Pramomo menyampaikan, komunikasi antara PDIP dengan Partai Demokrat, saat ini berjalan lebih baik, ketimbang tahun 2004. Namun demikian dia belum mau menyatakan terjalinnya komunikasi yang lebih baik tersebut merupakan indikasi akan bergabungnya PDIP ke dalam kabinet SBY.

“Komunikasi dilihat secara keseluruhan, tidak personal tertentu saja tapi untuk hal-hal prinsip, misalnya kerja sama di MPR bahkan nanti di DPR, mengenai ujungnya apakah nanti kerja sama di pemerintahan akan terjadi atau tidak tergantung besok,” katanya.

 

Ant/tya

lowongan pekerjaan
KISEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…