Senin, 19 Oktober 2009 17:12 WIB Hukum Share :

Polisi sita dua Kg ganja kering

Solo (Espos)–Seorang pengedar ganja, Saptono, 25, warga Semanggi, Pasar Kliwon ditangkap aparat Polwil Surakarta. Polisi juga menyita ganja seberat dua kilogram (Kg).

Diketahui tersangka merupakan anggota jaringan pengedar ganja lintas daerah.

Informasi yang dihimpun Espos di Mapolwil Surakarta, Senin (19/10), menyebutkan penangkapan dilakukan Rabu (7/10) lalu.

Pengungkapan kasus tersebut bermula saat polisi mendapatkan kabar akan ada transaksi ganja di sekitar simpang empat Batik Keris di Cemani, Grogol, Sukoharjo.

Di tempat tersebut, tersangka bersama rekannya, Bc sedang menunggu pembeli. Belum sempat mereka melakukan transaksi, polisi mengendus keberadaan mereka dan menangkap Saptono. Sedangkan rekannya Bc berhasil kabur dengan mengendarai sepeda motor.
Dari tangan tersangka polisi menyita satu Kg ganja kering siap edar. Tersangka yang menjalani pemeriksaan mengaku mendapatkan ganja tersebut dari seseorang yang berinisial Ud, warga Pasar Kliwon yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Polisi kemudian menggerebek rumah Ud di Semanggi.
Namun, saat berada di rumah tersebut, Ud telah kabur dari rumahnya. Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan satu paket ganja kering seberat satu Kg. Ganja disembunyikan di dalam tas yang diletakkan di dalam almari.

“Jadi totalnya ada dua Kg ganja kering siap edar yang kami sita,” ungkap Kasubbagreskrim Polwil Surakarta AKP Edhei Sulistyo mewakili Kapolwil Surakarta Kombes Pol Erry Subagyo kepada wartawan.

Dia mengatakan, ganja seberat dua Kg tersebut memang telah siap diedarkan. Diketahui, ganja sebanyak itu diperoleh dari Aceh dan dibawa ke Solo melalui jaringan yang ada.

“Ya termasuk jaringan juga. Makanya ini kami kembangkan dulu seperti apa. Ada beberapa DPO yang kami cari termasuk yang memiliki ganja di Semanggi itu,” papar Edhei.

dni

lowongan pekerjaan
PT. Jaya Sempurna Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…