Senin, 19 Oktober 2009 16:39 WIB Karanganyar Share :

Nasib 25 tenaga honorer terkatung-katung

Karanganyar (Espos)–Nasib sebanyak 25 tenaga honorer derah yang sudah masuk di database 2009 terkatung-katung. Hingga kini belum ada kepastian pengangkatan mereka menjadi CPNS, termasuk pada rekrutmen CPNS di Karanganyar tahun ini.

Keterangan yang diperoleh Espos, Senin (19/10), dari sebanyak 309 tenaga honorer yang ada, ternyata yang memperoleh panggilan pemberkasan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) hanya sebanyak 284 orang.

“Karena jumlahnya hanya 284 orang, otomatis masih ada sisa tenaga honorer 25 orang yang belum terakomodasi. Padahal, jatah CPNS Karanganyar pada rekrutmen tahun ini juga terbatas dan tak mencukupi untuk mengangkat seluruh tenaga honorer. Padahal, tahun 2009 ini menjadi tahun terakhir pengangkatan honorer. Semua harus tuntas pada tahun ini,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Karanganyar, Sudirdjo.

Pihaknya sendiri bakal mempertanyakan masalah tersebut ke BKN dan meminta alternatif solusi. Sebelumnya, kata Sudirdjo, pihaknya telah menyiapkan skenario penuntasan pengangkatan seluruh tenaga honorer pada tahun ini.

Pertama, seluruh tenaga honorer diupayakan untuk diangkat secara keseluruhan dengan meminta tambahan alokasi pengangkatan CPNS khusus tenaga honorer. Jika hal itu tak memungkinkan, pihaknya akan mengurangi jatah alokasi CPNS pada formasi umum sebanyak 25 posisi, untuk diisi ke-25 tenaga honorer yang tersisa tersebut.

“Tapi kepastian soal itu, sampai sekarang juga belum kami peroleh. Kami akan mencoba meminta kepastian itu ke BKN. Sebab, bagaimana pun pengangkatan honorer sudah harus tuntas pada tahun ini,” tegasnya.

Pada tahun ini, Pemkab Karanganyar mendapat jatah 412 formasi umum, yang terdiri dari formasi untuk bidang pendidikan sebanyak 173 orang, bidang kesehatan sebanyak 122 orang, dan sisanya yakni 136 tenaga teknis lainnya. Hanya saja, jadwal rekrutmen CPNS tahun ini masih belum jelas.

dsp

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…