Senin, 19 Oktober 2009 12:02 WIB News Share :

KSAU
Penggantian peralatan utama TNI harus realistis

Bandung–Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Subandrio mengatakan, pengadaan, pengembangan, serta penggantian alat utama sistem senjata bagi TNI Angkatan Udara, termasuk Korps Pasukan Khas (Paskhas) dilakukan secara cermat dan realistis sesuai kebutuhan dan anggaran tersedia.

Berbicara saat memimpin peringatan HUT ke-62 Korps Paskhas TNI Angkatan Udara di Bandung, Senin (19/10), ia mengatakan, penggunaan alat utama sistem senjata harus digunakan secara cermat sesuai kebutuhan dan pelaksanaan operasi.

“Penggunaan alat utama sistem senjata harus benar-benar dilakukan untuk mendukung tugas pokok Paskhas, yang memiliki berbagai kemampuan khusus,” kata Subandrio.

Keterbatasan anggaran menuntut inisiatif, kreativitas, dan pemikiran inovatif agar efektivitas dan efisiensi pelaksanaan tugas dapat terwujud.

“Pemeliharaan dan pemanfaatan alat utama sistem senjata harus dilakukan dengan cermat, dengan tetap secara terencana dan realistis melakukan penggantian alat utama sistem senjata,” katanya.

Dikemukakannya, Paskhas TNI Angkatan Udara selama lima tahun terakhir terus mengalami kemajuan baik di bidang penataan organisasi, personel dan pembinaan satuan jajaran.

Penambahan jumlah personel dilakukan sesuai pengembangan kekuatan satuan, demikian juga pembinaan satuan jajaran yang lebih diarahkan untuk memwujudkan kemampuan komando, pertahanan udara titik, kemampuan matra udara dan kemampuan khusus.

Kasau mengingatkan, tantangan tugas Paskhas TNI Angkatan Udara semakin kompleks sesuai perkembangan lingkungan strategis. Karenanya, para prajurit Paskhas harus terus memelihara dan meningkatkan kesiapsiagaannya.

“Karena itu, pemelihara dan tingkatkan alat utama sistem senjata, alat peralatan, sarana prasarana, sistem dan prosedur untuk mendukung serta menjamin tingkat kesiapan operasional,” katanya.

Peringatan HUT ke-62 Paskhas TNI Angkatan Udara dimeriahkan demonstrasi ketangkasan prajurit seperti halang rintang, keterampilan penembak runduk (sniper) dan pertempuran jarak dekat Detasemen Bravo-90 Paskhas TNI Angkatan Udara, tembak tempur reaksi.

ant/fid

lowongan pekerjaan
PT Sejati Cipta Mebel, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…