Senin, 19 Oktober 2009 11:52 WIB Ah Tenane Share :

Kena jawil

1910ahtenaneJon Koplo, warga Minapadi, Nusukan, Solo ini memang baru setengah tahun jadi mualaf alias orang yang baru saja memeluk agama Islam. Puasa lalu pun dijalaninya dengan lancar tanpa ada yang bolong. Cuma dalam masalah tata cara ibadah, Koplo masih banyak yang belum mengerti, seperti yang terjadi belum lama ini.
Saat itu, pemuda yang bekerja sebagai sales produk pertanian ini tengah dalam perjalanan menuju Karanganyar untuk menitipkan sejumlah produk ke toko langganannya. Pukul dua siang Koplo baru ingat kalau belum Salat Zuhur. Ia pun segera mencari masjid. Setelah menemukannya, Koplo memarkir sepeda motor, mengambil air wudu dan memulai salatnya.
Pas sampai bacaan Al Fatihah, samar-samar ia mendengar langkah kaki seseorang terburu-buru mendekat ke arahnya. Tiba-tiba Koplo merasa pundaknya dijawil dari belakang. Karuan saja Koplo bingung. Sontak saja dia membatalkan salatnya, menoleh ke belakang lalu bertanya, ”Ada apa, Pak?”
Seorang bapak-bapak di belakang Koplo yang sudah mengangkat tangannya untuk memulai salat tadi ikut bingung dengan pertanyaan Koplo. Bapak itu pun membatalkan salatnya dan menjelaskan, ”Saya njawil tadi maksudnya mau nggabung jadi makmum, Mas. Njenengan yang jadi imamnya.”
Mak prempeng…! Koplo langsung malu bukan main. Lalu dia meminta maaf sambil menjelaskan kalau memang baru saja memeluk Islam, jadi mohon maklum bila belum paham soal jawil-menjawil itu. Akhirnya Koplo pun mempersilakan bapak tadi yang jadi imam saja. Bapak tadi pun menurut untuk beranjak jadi imam. Tampak dari raut mukanya, beliau sedang berusaha keras untuk menahan tawa atas kejadian tadi.  Kiriman Ertambang Nahartyo, Bendosari RT 04/RW 16, Sleman.

lowongan pekerjaan
4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…