Esti Andriani/hkt
Senin, 19 Oktober 2009 12:02 WIB Tokoh Share :

Esti menikmati sepatu roda

Esti Andriani/hkt

Esti Andrini/hkt

Semasa duduk di bangku SMP, pelatih Sanggar Tari Soeryo Soemirat Mangkunegaran Solo, Esti Andrini getol bermain sepatu roda. Di era 1980-an tersebut, bermain sepatu roda memang sedang tren di komunitas para remaja. Apalagi, sejumlah film nasional yang diputar kala itu tak segan menampilkan pemain yang gemar dan lihai menggunakan sepatu roda.
”Dulu sering muter-muter di sekitar Gladak. Saya juga gabung ke komunitas sepatu roda, Stectors. Waktu itu ada sekitar seratusan peserta yang rutin bermain sepatu roda,” beber Esti saat dijumpai Espos, Minggu (18/10), di Pura Mangkunegaran Solo.
Hingga saat ini, putri dari Andreas Waluyo dan Ester Sudarsi tersebut masih menjalin hubungan baik dengan rekan-rekannya yang dulu aktif bermain sepatu roda. Bahkan, perempuan kelahiran Solo, 16 April 1969 itu beserta rekan-rekannya berkeinginan untuk kembali menggalakkan dan mengaktifkan komunitas tersebut.
”Bermain sepatu roda memang sangat menyenangkan. Namun sayang sepatu roda milik saya yang dulu sering saya pakai, sudah hilang,” keluh ibu dua anak tersebut.  hkt

lowongan pekerjaan
PT.Swadharma Sarana Informatika, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…