Senin, 19 Oktober 2009 15:49 WIB News Share :

BMKG
Waspadai angin kencang

Yogyakarta–Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai angin kencang pada musim pancaroba.

“Pada musim pancaroba rawan terjadi angin kencang bahkan puting beliung karena di belahan bumi utara tekanan udara rendah, sedangkan  di selatan tekanan tinggi berada di Australia sehingga angin bertiup ke utara, termasuk ke DIY,” kata staf BMKG Yogyakarta Tiar Prasetya, Senin (19/10).

Menurut dia hari ini terjadi angin kencang di wilayah kabupaten Sleman, DIY, bukan puting beliung yang anginnya berputar.

“Selain itu awan cumulonimbus (Cb) yang biasanya penyebab angin puting beliung tidak terlihat,” katanya.

Ia mengatakan pada musim pancaroba terdapat awan CB, yakni awan hitam dan tebal yang menggumpal.

“Awan ini biasanya menyebabkan hujan deras terutama pada siang hingga sore hari. Selain itu juga sering muncul petir dan angin yang sangat kencang termasuk puting beliung,” katanya.

Tiar mengatakan pada musim pancaroba ini masyarakat diminta untuk lebih hati-hati dan mencari tempat berlindung yang aman jika muncul angin kencang.

“Tempat yang tepat untuk berlindung saat angin kencang adalah masuk ke dalam rumah permanen atau rumah bertingkat, dan  jangan berlindung di bawah pohon besar,” katanya.

Ia minta masyarakat tidak terlalu khawatir namun harus tetap waspada.

“Angin kencang bukan pertama kali terjadi di Yogyakarta, karena itu tidak perlu khawatir berlebihan,” katanya.

Menurut dia  langkah antisipasi yang dapat dilakukan di antaranya dengan memangkas ranting pohon yang terlalu rimbun.

“Selain itu juga penting memeriksa atap rumah yang belum permanen agar tidak membahayakan,” katanya.

ant/fid

lowongan peekrjaan
PT. Integra Karya Sentosa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…