Minggu, 18 Oktober 2009 20:19 WIB Solo Share :

Sejumlah Dubes terpikat kereta uap

Solo (Espos)–“Ini benar-benar pengalaman yang sangat fantastik. Membuat saya merasa bagaikan hidup di zaman 100 tahun yang lalu.” Kata-kata tersebut langsung terlontar dari duta besar Palestina untuk Indonesia, Fariz N Mechdawi, saat ditanya pendapatnya seusai naik kereta wisata uap kuno dari rumah dinas Walikota Solo, Loji Gandrung ke Bundaran Gladak, Minggu (18/10) pagi.

Dengan raut kekaguman yang tak ditutup-tutupi, dia melanjutkan, “Ini sangat bagus ketika sebuah kereta uap kuno yang seharusnya sudah dipensiunkan tapi masih bisa dimanfaatkan untuk menarik wisatawan. Modelnya juga sangat unik.”

Pendapat Mechdawi itu hanyalah satu di antara sekian pendapat yang mungkin dilontarkan para duta besar maupun perwakilan duta besar yang kemarin ikut dalam rombongan wisata tersebut. Ada 12 duta besar dan sembilan perwakilan duta besar dari berbagai negara yang berkunjung ke Solo untuk menyaksikan pentas seni para peserta Indonesian Channel di Pamedan Pura Mangkunegaran, Minggu malam. Tak hanya itu, kedatangan mereka sekaligus menjadi bagian dari promosi wisata di Solo karena tidak semua kedubes yang datang itu memiliki perwakilan dalam program Indonesian Channel.

Pantauan Espos,para duta besar maupun perwakilan kedutaan besar itu sudah memulai kegiatannya di Solo sejak pagi. Dimulai dengan perjalanan naik kereta wisata uap dari depan rumah dinas Walikota Solo, Loji Gandrung sampai Bundaran Gladak, kemudian dilanjutkan dengan perjalanan naik kereta kuda ke Keraton Kasunanan Surakarta, Kampung Batik Kauman, dan ke Museum Batik Wuryoningratan.

Kepala Subdirektorat Diplomasi Publik Departemen Luar Negeri (Deplu), T Satrio Nugroho, ditemui di sela-sela kunjungan mengungkapkan, kedatangan para Dubes maupun perwakilan kedubes tersebut utamanya memang untuk menyaksikan pementasan para peserta beasiswa seni budaya Indonesia (BSBI) yang dikemas dengan nama Indonesia Channel. Namun, telah diprogramkan pula kunjungan itu sebagai promosi wisata Solo.
shs

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…