Minggu, 18 Oktober 2009 16:38 WIB News Share :

SBY
Kok nanya saya, nanya ke PDIP

Jakarta–Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) enggan menanggapi isu politisi PDIP akan masuk dalam kabinetnya mendatang. Ia meminta isu tersebut ditanyakan sendiri ke PDIP.

“Kok nanya ke saya, nanya ke PDIP,” kata SBY di sela-sela audisi calon menteri di kediaman pribadinya, Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Minggu (18/10). SBY melakukan audisi calon menteri sejak pagi hari, sekitar pukul 15.45 WIB, tiba-tiba saja keluar dari rumahnya. Ia didampingi Wapres terpilih Boediono, Mensesneg Hatta Rajasa, dan Seskab Sudi Silalahi.

Sambil berjalan, SBY berseloroh pada wartawan. “Ini kok ada banyak wartawan, kok nggak ada yang ikut fit and proper tes (calon menteri)?” ledek SBY pada wartawan. SBY lantas menanyakan sudah berapa calon menteri yang mengikuti audisi yang lantas dijawab wartawan 14 orang. 

Berikut wawancara dengan SBY:

Hasil audisi bagaimana Pak?

Belum-belum.

Ini kok Menhan, Menlu kok belum hadir Pak bagaimana? Apakah tetap orang yang sama?

Pertanyaannya menjurus, sayangnya jawabanya belum ada. Kalau uji seleksi kita lihat nanti.

PDIP bagaimana Pak?

Kok nanya ke saya, nanya ke PDIP.

Pak Menlu dan Menhan bagaimana?

Besok masih ada. Gelombang terakhir besok. Masih belum selesai. Masih mengalir. Yang saya panggil ini adalah pejabat utama. Baik yang menteri maupun non menteri.

BKPM ya pak?

Contohnya saya tak boleh sebut contoh ini.

Bagaimana hasil seleksinya, memuaskan nggak?

Hasil wawancara dengan beliau saya yang didampingi Pak Boediono, meet the standar, tapi belum final.

Perempuan sama nggak dengan kabinet kemarin 4 orang?

Nanti saja, nanti saja.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
PT. BPR Mitra Banaran Mandiri, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…