Minggu, 18 Oktober 2009 00:39 WIB Feature,Berita Foto,Issue Share :

SBC meriahkan Jogja Java Carnival

TARI—Sebuah pertunjukkan tari dipentaskan dalam Jogja Java Carnival Sabtu, (17/10) malam. (JBB/Harian Jogja)

TARI—Sebuah pertunjukkan tari dipentaskan dalam Jogja Java Carnival Sabtu, (17/10) malam. (JBB/Harian Jogja)

Kawasan Malioboro sejak pukul 18.00 pada hari Sabtu (17/10) kemarin tampak lengang. Kendaraan seperti bus, mobil dan truk yang sesekali lewat digantikan oleh kelompok-kelompok kecil manusia di seputaran trotoar.
Sementara itu, di sekitar Jl. Trikora hingga Alun-alun Utara, pagar besi sepanjang 800 meter dan setinggi 1,5 meter menjadi pembatas antara area barat, tengah dan timur.

Agar semakin lengkap, pasukan keamanan dari Kepolisian, Brimob, Satpol PP yang berjumlah sekitar 600 orang dibantu pengamanan swakrasa, polisi masyarakat yg berjumlah 500 orang siap berjaga-jaga. Dari rangkaian kelompok masyarakat, pasangan orangtua yang membawa anak mendominasi peringatan HUT Kota Jogja ke-253 tahun, Jogja Java Carnival (JCC).

Jumlah warga yang berdatangan pun semakin meningkat hingga ratusan ribu dan menyebabkan Malioboro penuh oleh lautan manusia. Sekitar pukul 20.15 WIB, rombongan pleton inti berpakaian serba putih melintas membawa penghargaan untuk bidang pariwisata, pendidikan, seni dan budaya. Suasana semakin semarak saat peserta dari luar negeri, Iran serta mahasiwa asing dari 13 negara melintas.

Sebelum masuk Alun-alun, sebuah panggung kehormatan digelar untuk menjamu tamu undangan. Meski harus menari sepanjang jalan Malioboro, setiap seniman JJC ini tetap berupaya memberikan penampilan terbaiknya di panggung yang ada di Beteng Vredeburg. Acara yang dihadiri Gubernur DIY, Walikota Kota Yogya, Duta besar negara sahabat, Walikota Sister city serta tamu asing ini juga dimeriahkan dengan penyalaan kembang api di Alun-alun Utara.

Sementara itu, perwakilan Kota Solo menampilkan eksplorasi batik carnival dengan tema Panji, Klana dan Dodotan. Gamelan Carabalen yang diusung oleh siswa-siswi dari SMK 8 Solo mengiringi peragaan busana eksplorasi batik yang lolos dalam Solo Batik Carnival (SBC) 2009 lalu.  ”Hanya Solo yang menghadirkan eksplorasi batik,” kata pimpinan rombongan dari Solo, Heru Prasetya.

Harian Jogja/JIBI/edi/ema

lowongan pekerjaan
Kepala Produksi, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…